IHSG Berpotensi Lanjut Bearish setelah Breakdown Trendline

379
🔍 KONTEKS FUNDAMENTAL IHSG

🟢 Pendukung Akumulasi di Support Horizontal (IHSG cenderung rebound dari S1/S2):
🔹 Inflasi terkendali di 2,42% (dalam target BI), tidak ada urgency hike agresif
🔹 Valuasi sudah terdiskon 31% dari peak, P/E IHSG di level historical murah
🔹 Pertumbuhan ekonomi 2026 diproyeksi solid 4,9-5,7%
🔹 Q1 2026 earnings bluechip kuat (BMRI laba +16,6%, ROE 22,1%)
🔹 OJK clarify saham keluar MSCI bukan karena fundamental, mostly technical

🔴 Penekan IHSG (Bisa Break ke Bawah 5.150):
🔹 Trendline major sudah patah, momentum bearish strong
🔹 BI Rate hike 25 bps ke 5,00% di semester I, beban bunga sektor riil naik
🔹 MSCI rebalancing freeze sampai Juni 2026, foreign outflow risk ongoing
🔹 Rupiah ATL 17.370, sentimen aset berisiko tertekan
🔹 FTSE Russell standar serupa MSCI, risiko exclusion tambahan
🔹 Tarif resiprokal Trump tambah risk premium emerging market
🔹 Pola seasonal Sell in May, kinerja Mei rata-rata -0,67% (10 tahun)

⚪ Netral / Wildcard:
🔹 Hasil review MSCI lanjutan di Juni 2026 (status final)
🔹 Eskalasi konflik Iran-Israel push oil + inflation risk
🔹 Fed pivot mendadak rate cut Juli (saat ini 99% probability HOLD)
🔹 Stimulus fiskal Indonesia di APBN-P mendadak

Pernyataan Penyangkalan

Informasi dan publikasi ini tidak dimaksudkan, dan bukan merupakan, saran atau rekomendasi keuangan, investasi, trading, atau jenis lainnya yang diberikan atau didukung oleh TradingView. Baca selengkapnya di Ketentuan Penggunaan.