5 Agustus 2026
USD/JPY tengah menghadapi tekanan jual pada perdagangan sesi Asia hari Rabu, gagal mempertahankan momentum pemantulan tajam yang terjadi awal pekan ini dari kisaran 155,20-155,25 level terlemah dolar AS terhadap yen sejak awal Mei. Meski begitu, tekanan turun belum berlanjut signifikan, dengan harga masih bertahan di kisaran 157,00-an, mencerminkan pasar yang masih mencari arah di tengah campuran sentimen fundamental dan teknikal.
Dari sisi fundamental, data Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang yang dirilis hari ini menunjukkan upah riil pekerja Jepang tumbuh 1,6% (YoY) pada Juni, melanjutkan tren kenaikan selama enam bulan berturut-turut. Data ini memperkuat argumen bagi Bank of Japan untuk melanjutkan normalisasi kebijakan moneter lewat kenaikan suku bunga lanjutan.
Di sisi lain, langkah intervensi bersama yang jarang terjadi antara Kementerian Keuangan Jepang dan Departemen Keuangan AS turut menjadi faktor penopang yen, setelah otoritas kedua negara mengkonfirmasi aksi beli yen terkoordinasi untuk meredam pelemahan mata uang Jepang yang sempat menyentuh level terendah dalam sekitar 40 tahun.
Kombinasi kedua faktor ini membuat pelaku pasar cenderung wait and see, membiarkan harga bergerak dalam rentang konsolidasi sambil menunggu katalis baru untuk menentukan arah selanjutnya. Secara teknikal, struktur Supply dan Demand pada chart USD/JPY (4H) menunjukkan zona-zona kunci yang menjadi acuan pergerakan harga saat ini.
Analisis Teknikal:
Supply 1 : 157,98 (zona terdekat dari harga saat ini, resistance jangka pendek)
Supply 2 : 160,90
Supply 3 : 163,95 (zona terjauh, area tertinggi pasca lonjakan sebelum koreksi tajam)
Demand 1 : 157,40 (zona terdekat dari harga saat ini, support jangka pendek)
Demand 2 : 156,12
Demand 3 : 159,50
Harga saat ini bergerak di antara Demand 1 (157,40) dan Supply 1 (157,98), mengindikasikan fase konsolidasi dalam rentang sempit
Kesimpulan:
Selama harga bertahan di atas Demand 1 (157,40), potensi rebound menuju Supply 1 (157,98) dan Supply 2 (160,90) masih terbuka.
Penembusan ke bawah Demand 1 (157,40) berisiko membawa harga menguji Demand 2 (156,12)
Katalis fundamental seperti data upah Jepang dan potensi intervensi lanjutan AS-Jepang berpotensi memicu volatilitas tambahan di luar pola teknikal yang ada
Pelaku pasar disarankan memantau reaksi harga di zona-zona kunci ini sebelum mengambil posisi, mengingat kondisi pasar yang masih rentan terhadap sentimen berita
Disclaimer: Analisis ini dibuat untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk membeli/menjual instrumen keuangan tertentu. Segala keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. EsaFX tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari penggunaan analisis ini.
Sekarang giliranmu naik ke #LevelnyaTraderSejati bersama EsaFX
USD/JPY tengah menghadapi tekanan jual pada perdagangan sesi Asia hari Rabu, gagal mempertahankan momentum pemantulan tajam yang terjadi awal pekan ini dari kisaran 155,20-155,25 level terlemah dolar AS terhadap yen sejak awal Mei. Meski begitu, tekanan turun belum berlanjut signifikan, dengan harga masih bertahan di kisaran 157,00-an, mencerminkan pasar yang masih mencari arah di tengah campuran sentimen fundamental dan teknikal.
Dari sisi fundamental, data Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang yang dirilis hari ini menunjukkan upah riil pekerja Jepang tumbuh 1,6% (YoY) pada Juni, melanjutkan tren kenaikan selama enam bulan berturut-turut. Data ini memperkuat argumen bagi Bank of Japan untuk melanjutkan normalisasi kebijakan moneter lewat kenaikan suku bunga lanjutan.
Di sisi lain, langkah intervensi bersama yang jarang terjadi antara Kementerian Keuangan Jepang dan Departemen Keuangan AS turut menjadi faktor penopang yen, setelah otoritas kedua negara mengkonfirmasi aksi beli yen terkoordinasi untuk meredam pelemahan mata uang Jepang yang sempat menyentuh level terendah dalam sekitar 40 tahun.
Kombinasi kedua faktor ini membuat pelaku pasar cenderung wait and see, membiarkan harga bergerak dalam rentang konsolidasi sambil menunggu katalis baru untuk menentukan arah selanjutnya. Secara teknikal, struktur Supply dan Demand pada chart USD/JPY (4H) menunjukkan zona-zona kunci yang menjadi acuan pergerakan harga saat ini.
Analisis Teknikal:
Supply 1 : 157,98 (zona terdekat dari harga saat ini, resistance jangka pendek)
Supply 2 : 160,90
Supply 3 : 163,95 (zona terjauh, area tertinggi pasca lonjakan sebelum koreksi tajam)
Demand 1 : 157,40 (zona terdekat dari harga saat ini, support jangka pendek)
Demand 2 : 156,12
Demand 3 : 159,50
Harga saat ini bergerak di antara Demand 1 (157,40) dan Supply 1 (157,98), mengindikasikan fase konsolidasi dalam rentang sempit
Kesimpulan:
Selama harga bertahan di atas Demand 1 (157,40), potensi rebound menuju Supply 1 (157,98) dan Supply 2 (160,90) masih terbuka.
Penembusan ke bawah Demand 1 (157,40) berisiko membawa harga menguji Demand 2 (156,12)
Katalis fundamental seperti data upah Jepang dan potensi intervensi lanjutan AS-Jepang berpotensi memicu volatilitas tambahan di luar pola teknikal yang ada
Pelaku pasar disarankan memantau reaksi harga di zona-zona kunci ini sebelum mengambil posisi, mengingat kondisi pasar yang masih rentan terhadap sentimen berita
Disclaimer: Analisis ini dibuat untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk membeli/menjual instrumen keuangan tertentu. Segala keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. EsaFX tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari penggunaan analisis ini.
Sekarang giliranmu naik ke #LevelnyaTraderSejati bersama EsaFX
Educational market insights by EsaFX
Explore more:
esafx.co.id
Explore more:
esafx.co.id
Publikasi terkait
Pernyataan Penyangkalan
Informasi dan publikasi ini tidak dimaksudkan, dan bukan merupakan, saran atau rekomendasi keuangan, investasi, trading, atau jenis lainnya yang diberikan atau didukung oleh TradingView. Baca selengkapnya di Ketentuan Penggunaan.
Educational market insights by EsaFX
Explore more:
esafx.co.id
Explore more:
esafx.co.id
Publikasi terkait
Pernyataan Penyangkalan
Informasi dan publikasi ini tidak dimaksudkan, dan bukan merupakan, saran atau rekomendasi keuangan, investasi, trading, atau jenis lainnya yang diberikan atau didukung oleh TradingView. Baca selengkapnya di Ketentuan Penggunaan.
