Emas / Dollar A.S.
Pembelian
Diupdate

ANALISIS EMAS 12/09/2025

327
1. Analisis Fundamental:

a) Ekonomi:

USD:
USD bergerak dalam range sempit tanpa momentum breakout yang kuat. Investor mengantisipasi pemangkasan suku bunga oleh The Fed di kuartal-kuartal mendatang, sehingga melemahkan tekanan bearish dolar terhadap emas. Namun, ketika SPDR melakukan penjualan, efek dukungan dari USD yang melemah menjadi jauh berkurang.

Saham AS:
Pasar saham AS tetap berada dalam kondisi risk-on, naik karena ekspektasi kebijakan pajak serta aliran uang spekulatif yang kembali ke saham. Ini memberi tekanan bearish jangka pendek pada emas dan memungkinkan terjadinya koreksi lebih dalam.

FED:
The Fed mempertahankan sikap “bergantung pada data”, namun tetap condong ke arah penurunan suku bunga jika inflasi terus melandai. Ini mendukung emas dalam jangka menengah, tetapi tidak cukup kuat untuk menahan penurunan harga dalam jangka pendek ketika ETF melakukan penjualan.

TRUMP:
Pemerintahan Trump memprioritaskan pemotongan pajak dan dukungan terhadap bisnis → positif bagi pasar saham.
Sebaliknya, hal ini menjadi tekanan bagi emas, kecuali jika muncul risiko geopolitik.
Kebijakan konfrontasi perdagangan dengan Tiongkok tetap menjadi risiko laten yang mendukung emas dalam jangka panjang.

ETF Emas – SPDR:
SPDR menjual tipis selama dua sesi berturut-turut, melemahkan permintaan institusional.
→ Ini merupakan sinyal penting yang membuat emas lebih rentan dan meningkatkan kemungkinan terjadinya skenario 02 pada chart.

b) Politik:
Situasi di Laut Merah, Timur Tengah, dan Ukraina masih bergejolak. Meskipun belum memicu guncangan besar, risiko-risiko ini mempertahankan kondisi risk-off tersembunyi yang dapat mendorong emas naik tajam kapan saja jika muncul kabar buruk.

c) Sentimen Pasar:
Saat ini sentimen pasar berada pada kondisi netral cenderung bearish, sehingga emas mudah mengikuti pola koreksi. Investor menunggu sinyal yang lebih jelas dari sisi ekonomi dan politik global.

2. Analisis Teknikal:

Timeframe 15 Menit:

Harga bergerak menempel pada trendline naik, namun tekanan jual lebih dominan.

RSI berada di zona netral jangka pendek → kemungkinan terjadi pullback ringan.

Struktur pasar mengarah pada potensi break support 4.174 – 4.163 jika tekanan jual berlanjut.

Dua skenario utama:
01 – Rebound teknikal kemudian melanjutkan penurunan menuju 4.193 dan memantul kembali jika level ini bertahan.
02 – Penurunan lebih dalam menuju zona akumulasi besar (jika kondisi risk-on menguat):
• Jika 4.174 jebol, target selanjutnya:

4.147

4.120
→ Ini adalah zona BUY terbaik hari ini.

RESISTANCE: 4.219 – 4.239 – 4.263
SUPPORT: 4.174 – 4.163 – 4.120

3. Pasar Kemarin (8/12/25):

Emas bergerak sideways dalam range sempit sesuai perkiraan.

Tidak ada dorongan bullish kuat karena minimnya berita penting.

Penjualan ringan oleh SPDR tetap memungkinkan emas mempertahankan struktur naik.

Volume rendah → harga mudah mengalami noise dan false break.

4. Strategi Hari Ini (8/12/25):

🪙 SELL XAUUSD | 4221 – 4219
SL: 4225
TP1: 4213
TP2: 4207

🪙 BUY XAUUSD | 4160 – 4162
SL: 4156
TP1: 4168
TP2: 4174
Trade aktif
Sinyal JUAL HIT TP1 +100pips.😵
Catatan
Harga emas spot naik menjadi $4.320 per ons, naik 0,46% pada hari itu.
Catatan
ANALISIS EMAS 15/12/2025
Catatan
🔴ETF emas terbesar di dunia, SPDR Gold Trust, mengalami penurunan kepemilikan sebesar 1,43 ton dibandingkan hari perdagangan sebelumnya, sehingga kepemilikan saat ini menjadi 1051,69 ton.
Catatan
Menurut "FedWatch" CME: Probabilitas Federal Reserve memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada Januari mendatang adalah 24,4%, sedangkan probabilitas mempertahankan suku bunga tidak berubah adalah 75,6%. Pada Maret mendatang, probabilitas kumulatif pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin adalah 43,5%, probabilitas mempertahankan suku bunga tidak berubah adalah 47,5%, dan probabilitas kumulatif pemangkasan suku bunga sebesar 50 basis poin adalah 9,1%.
Catatan
Di New York, harga emas berjangka naik 0,3%, sementara harga perak berjangka sempat melonjak 3,9%. Logam mulia tersebut diuntungkan dari meningkatnya ketegangan geopolitik setelah Presiden AS Trump menyatakan "blokade total dan menyeluruh" terhadap semua kapal tanker minyak yang berlayar ke dan dari Venezuela.

Pernyataan Penyangkalan

Informasi dan publikasi ini tidak dimaksudkan, dan bukan merupakan, saran atau rekomendasi keuangan, investasi, trading, atau jenis lainnya yang diberikan atau didukung oleh TradingView. Baca selengkapnya di Ketentuan Penggunaan.