BeincryptoBeincrypto

Wallet XRP Milioner Capai Tertinggi Tahunan: Apakah Breakout Selanjutnya?

XRP berhasil merebut kembali level US$1,30 pada 4 November, seiring wallet yang memegang minimal 1 juta token mencatat rekor tertinggi sepanjang tahun. Apakah ini menandakan potensi breakout besar untuk altcoin tersebut?

Walaupun grafik XRP terlihat tangguh, permintaan AS yang melemah dan arus ETF yang melambat bisa mempengaruhi pergerakan besar berikutnya untuk token ini.

Wallet Millionaire XRP Terus Bertambah

Wallet millionaire adalah alamat yang memegang paling sedikit 1 juta XRP. Analis memantau wallet-wallet ini karena holder besar biasanya berinvestasi dalam jangka waktu panjang.

Berdasarkan data Santiment, jumlah wallet ini naik menjadi 2.147, jumlah tertinggi sepanjang tahun 2026. Angka ini naik 28 alamat dalam 10 hari terakhir, termasuk 18 wallet hanya dalam tiga hari terakhir.

Menariknya, pertumbuhan ini terjadi saat harga sedang relatif melemah. Pola tersebut menandakan investor sedang mengakumulasi, bukan mendistribusikan aset mereka:

  • Mempertahankan rentang US$1,20 sampai US$1,25 akan tetap menjaga setup jangka panjang secara positif.
  • Lalu, jika harga bisa bertahan di atas US$1,30 secara konsisten lalu menembus US$1,40, akan memperkuat potensi bullish.
  • Sebaliknya, jika turun tajam di bawah support US$1,20, ini bisa menjadi sinyal melemahnya permintaan dan membuka peluang penurunan lebih dalam lagi.

Aktivitas jaringan juga masih solid. XRP Ledger menambah 7.934 wallet baru pada 1 November, yang menjadi jumlah harian tertinggi keenam sepanjang tahun 2026.

Pertumbuhan itu bahkan terjadi di hari Minggu, meski ada insiden keamanan Binance baru-baru ini.

Bisakah XRP Terus Naik Saat Permintaan AS Melemah?

Hal itu masih belum pasti, karena sinyal permintaan dari AS memang menurun secara signifikan. Coinbase Premium Index XRP turun ke sekitar -0,16%, yang merupakan level terendah selama delapan bulan terakhir.

Angka itu berarti harga XRP di Coinbase diperdagangkan lebih murah dibandingkan Binance. Artinya, investor di AS memang menunjukkan minat beli yang lebih rendah dibandingkan trader luar negeri.

Selain itu, ETF XRP spot hanya mencatat arus masuk bersih sebesar US$18,83 juta di bulan Oktober, berdasarkan data dari SoSoValue.

Itu menjadi total bulanan terendah sejak Januari dan jauh di bawah capaian bulan September yang mencapai US$121,40 juta.

Bulan November juga dibuka dengan tenang. Pada 2 November dana ini malah mencatat arus keluar kecil senilai US$529.510, lalu nol arus bersih pada 3 November.

Meski begitu, total aset bersih tetap naik ke US$1,46 miliar, dan arus masuk kumulatif bertahan pada US$1,81 miliar.

Sementara itu, kapitalisasi pasar XRP saat ini berada di kisaran US$83 miliar, dengan sekitar 63,35 miliar token yang beredar.

Untuk saat ini, langkah berikutnya sangat bergantung apakah akumulasi akan terus berlanjut. Kenaikan saldo whale memberikan harapan positif, namun arus dana dari AS yang lebih lemah bisa membatasi potensi kenaikan di sekitar resistance.