Pada timeframe weekly, EUR/GBP telah menembus ke atas sebuah descending trendline jangka panjang yang telah berperan sebagai dynamic resistance sejak akhir tahun 2022. Trendline ini telah dihormati berkali-kali, yang terlihat dari beberapa kali penolakan (rejection) di area tersebut, menunjukkan tekanan jual yang kuat dalam percobaan sebelumnya. Namun, bullish breakout yang terjadi baru-baru ini menandai adanya potensi perubahan struktur pasar.
Setelah breakout bersih di atas descending trendline tersebut, harga mulai melakukan retrace kembali menuju zona breakout. Perilaku ini merupakan hal yang umum dan sesuai dengan teori classical technical analysis, di mana resistance sebelumnya sering kali berubah menjadi support baru. Area di sekitar trendline yang telah ditembus, khususnya di dekat psychological level 0.8500, kini menjadi area penting untuk mengamati potensi retest dan pantulan (bounce).
Retest yang berhasil di kisaran 0.835–0.840 bisa menjadi sinyal kelanjutan dari bullish breakout, dengan 0.8500 sebagai resistance penting berikutnya dan target jangka pendek potensial. Penolakan dari area ini, yang dikonfirmasi oleh bullish candlestick, bisa memberikan peluang long entry yang menarik. Namun, jika retest gagal dan harga turun kembali ke bawah trendline, maka struktur breakout dapat dianggap tidak valid dan mengindikasikan potensi false breakout.
Trade Plan:
Retest Entry Zone: 0.8350–0.8400 (cari konfirmasi bullish)
Target: 0.8500 (psychological resistance)
Stop-Loss: Di bawah 0.8300 (untuk membatalkan validitas trendline support)
Setup ini mencerminkan pola breakout-and-retest klasik, memberikan peta teknikal yang jelas berdasarkan teori trendline dan perilaku psychological level.
Disclaimer: Analisis ini merupakan bagian dari trading plan dan bukan merupakan saran trading. Selalu lakukan manajemen risiko yang baik dalam setiap keputusan trading.
Setelah breakout bersih di atas descending trendline tersebut, harga mulai melakukan retrace kembali menuju zona breakout. Perilaku ini merupakan hal yang umum dan sesuai dengan teori classical technical analysis, di mana resistance sebelumnya sering kali berubah menjadi support baru. Area di sekitar trendline yang telah ditembus, khususnya di dekat psychological level 0.8500, kini menjadi area penting untuk mengamati potensi retest dan pantulan (bounce).
Retest yang berhasil di kisaran 0.835–0.840 bisa menjadi sinyal kelanjutan dari bullish breakout, dengan 0.8500 sebagai resistance penting berikutnya dan target jangka pendek potensial. Penolakan dari area ini, yang dikonfirmasi oleh bullish candlestick, bisa memberikan peluang long entry yang menarik. Namun, jika retest gagal dan harga turun kembali ke bawah trendline, maka struktur breakout dapat dianggap tidak valid dan mengindikasikan potensi false breakout.
Trade Plan:
Retest Entry Zone: 0.8350–0.8400 (cari konfirmasi bullish)
Target: 0.8500 (psychological resistance)
Stop-Loss: Di bawah 0.8300 (untuk membatalkan validitas trendline support)
Setup ini mencerminkan pola breakout-and-retest klasik, memberikan peta teknikal yang jelas berdasarkan teori trendline dan perilaku psychological level.
Disclaimer: Analisis ini merupakan bagian dari trading plan dan bukan merupakan saran trading. Selalu lakukan manajemen risiko yang baik dalam setiap keputusan trading.
Trade closed: target reached
Disclaimer
The information and publications are not meant to be, and do not constitute, financial, investment, trading, or other types of advice or recommendations supplied or endorsed by TradingView. Read more in the Terms of Use.
Disclaimer
The information and publications are not meant to be, and do not constitute, financial, investment, trading, or other types of advice or recommendations supplied or endorsed by TradingView. Read more in the Terms of Use.
