Screening Saham Untuk Bulan Oktober 2025.
Saham yang Naik Banyak Tapi Belum Overbought (Berdasarkan Monthly RSI 14) dan Monthly Chart-nya Uptrend.
list : tradingview.com/watchlists/204103445/
Interesting Charts :
JPFA,
UNTR,
MAIN,
ASII dan
BSDE
JPFA dan UNTR akan segera mendapat sinyal Buy dari Parabolic SAR setelah Monthly Candlestick bulan September 2025 selesai terbentuk. Sampai beberapa bulan ke depan (3 - 6 Candle), keduanya berpotensi naik.
MAIN terlihat sedang Rebound dari SMA60 (Monthly Chart) sehingga berpeluang Uptrend dan setelah Breakout Rp800an, Monthly Parabolic SAR akan memberikan sinyal Buy. ASII dan BSDE terlihat sedang Breakout Monthly SMA60-nya sehingga memiliki peluang Uptrend (secara Monthly).
Menurut A.R.I.S :
JPFA (Japfa Comfeed Indonesia Tbk)
Katalis utama untuk JPFA adalah potensi peningkatan permintaan dari program makan bergizi gratis pemerintah, yang dapat memperbaiki permintaan dan mengurangi volatilitas harga ayam potong. Namun, perlu diwaspadai kinerja kuartal kedua tahun 2025 yang berada di bawah ekspektasi akibat musiman pasca-Lebaran dan permintaan yang lebih lemah.
UNTR (United Tractors Tbk)
Laba bersih UNTR dilaporkan sejalan dengan ekspektasi. Katalis positif bagi UNTR adalah pemulihan siklus investasi dan belanja modal yang diperkirakan terjadi pada semester kedua tahun 2025, yang akan mendorong permintaan alat berat.
MAIN (Malindo Feedmill Tbk)
Kinerja MAIN pada kuartal kedua tahun 2025 meleset dari perkiraan karena lemahnya harga jual rata-rata (ASP), yang mengakibatkan kerugian bersih. Lemahnya permintaan ayam potong setelah periode Lebaran menjadi faktor utama yang memengaruhi kinerja perusahaan.
ASII (Astra International Tbk)
Kinerja ASII didukung oleh kekuatan penjualan kendaraan roda dua (2W) dan layanan keuangannya, yang berhasil mengimbangi pelemahan di segmen kendaraan roda empat (4W). Pemulihan siklus investasi dan belanja diskresioner pada paruh kedua tahun 2025 diharapkan menjadi katalis positif bagi ASII.
BSDE (Bumi Serpong Damai Tbk)
Kinerja BSDE pada kuartal kedua tahun 2025 sesuai dengan perkiraan, didukung oleh penjualan tanah. Katalis signifikan untuk BSDE dan sektor properti secara umum adalah perpanjangan insentif PPN oleh pemerintah untuk pasar perumahan hingga tahun 2025, yang diharapkan dapat merangsang pertumbuhan pra-penjualan. Selain itu, BSDE mencatatkan pra-penjualan sebesar IDR 5,08 triliun pada semester pertama tahun 2025, mencapai 50,8% dari target tahunan.
Saham yang Naik Banyak Tapi Belum Overbought (Berdasarkan Monthly RSI 14) dan Monthly Chart-nya Uptrend.
list : tradingview.com/watchlists/204103445/
Interesting Charts :
JPFA dan UNTR akan segera mendapat sinyal Buy dari Parabolic SAR setelah Monthly Candlestick bulan September 2025 selesai terbentuk. Sampai beberapa bulan ke depan (3 - 6 Candle), keduanya berpotensi naik.
MAIN terlihat sedang Rebound dari SMA60 (Monthly Chart) sehingga berpeluang Uptrend dan setelah Breakout Rp800an, Monthly Parabolic SAR akan memberikan sinyal Buy. ASII dan BSDE terlihat sedang Breakout Monthly SMA60-nya sehingga memiliki peluang Uptrend (secara Monthly).
Menurut A.R.I.S :
JPFA (Japfa Comfeed Indonesia Tbk)
Katalis utama untuk JPFA adalah potensi peningkatan permintaan dari program makan bergizi gratis pemerintah, yang dapat memperbaiki permintaan dan mengurangi volatilitas harga ayam potong. Namun, perlu diwaspadai kinerja kuartal kedua tahun 2025 yang berada di bawah ekspektasi akibat musiman pasca-Lebaran dan permintaan yang lebih lemah.
UNTR (United Tractors Tbk)
Laba bersih UNTR dilaporkan sejalan dengan ekspektasi. Katalis positif bagi UNTR adalah pemulihan siklus investasi dan belanja modal yang diperkirakan terjadi pada semester kedua tahun 2025, yang akan mendorong permintaan alat berat.
MAIN (Malindo Feedmill Tbk)
Kinerja MAIN pada kuartal kedua tahun 2025 meleset dari perkiraan karena lemahnya harga jual rata-rata (ASP), yang mengakibatkan kerugian bersih. Lemahnya permintaan ayam potong setelah periode Lebaran menjadi faktor utama yang memengaruhi kinerja perusahaan.
ASII (Astra International Tbk)
Kinerja ASII didukung oleh kekuatan penjualan kendaraan roda dua (2W) dan layanan keuangannya, yang berhasil mengimbangi pelemahan di segmen kendaraan roda empat (4W). Pemulihan siklus investasi dan belanja diskresioner pada paruh kedua tahun 2025 diharapkan menjadi katalis positif bagi ASII.
BSDE (Bumi Serpong Damai Tbk)
Kinerja BSDE pada kuartal kedua tahun 2025 sesuai dengan perkiraan, didukung oleh penjualan tanah. Katalis signifikan untuk BSDE dan sektor properti secara umum adalah perpanjangan insentif PPN oleh pemerintah untuk pasar perumahan hingga tahun 2025, yang diharapkan dapat merangsang pertumbuhan pra-penjualan. Selain itu, BSDE mencatatkan pra-penjualan sebesar IDR 5,08 triliun pada semester pertama tahun 2025, mencapai 50,8% dari target tahunan.
Award-winning certified Technical Analyst. Founder of T.R.A.I.L Investment.
Subscribe to our continuous education at s.id/pimacademy
Join our WA Group for updates at s.id/skbahagia
See our e-courses & workshops at trailinvestment.id
Subscribe to our continuous education at s.id/pimacademy
Join our WA Group for updates at s.id/skbahagia
See our e-courses & workshops at trailinvestment.id
Declinazione di responsabilità
Le informazioni e le pubblicazioni non sono intese come, e non costituiscono, consulenza o raccomandazioni finanziarie, di investimento, di trading o di altro tipo fornite o approvate da TradingView. Per ulteriori informazioni, consultare i Termini di utilizzo.
Award-winning certified Technical Analyst. Founder of T.R.A.I.L Investment.
Subscribe to our continuous education at s.id/pimacademy
Join our WA Group for updates at s.id/skbahagia
See our e-courses & workshops at trailinvestment.id
Subscribe to our continuous education at s.id/pimacademy
Join our WA Group for updates at s.id/skbahagia
See our e-courses & workshops at trailinvestment.id
Declinazione di responsabilità
Le informazioni e le pubblicazioni non sono intese come, e non costituiscono, consulenza o raccomandazioni finanziarie, di investimento, di trading o di altro tipo fornite o approvate da TradingView. Per ulteriori informazioni, consultare i Termini di utilizzo.
