SRIUS : Dampak Kenaikan BI 7DRR Rate

202
SRIUS : Strategi Investasi Untuk Semua 260520

Bank Indonesia menaikkan BI 7DRR Rate sebesar 0.5% dari 4.75% menjadi 5.25%. Para ekonom memang sudah memperkirakan akan naik namun hanya sebesar 0.25%.

Kami tampilkan dampak dari kenaikan BI 7DRR Rate dari sejak 2013 terhadap Yield Indonesia 10Yr (ID10Y), USDIDR (USDIDR) dan COMPOSITE .

Pada tahun 2013, tren kenaikan BI 7DRR Rate mendorong kenaikan Yield Indonesia 10Yr, melanjutkan perlemahan Rupiah (kenaikan USDIDR) dan penurunan IHSG.

Tahun 2018, Yield kembali naik, USDIDR pun naik setelah sempat turun dan Flat lalu IHSG melanjutkan penurunan namun tidak lama setelah naik lagi.

Di tahun 2022, kenaikan BI 7DRR Rate melanjutkan kenaikan Yield Indonesia 10Yr namun tidak lama kemudian Peak. USDIDR melanjutkan perlemahan sementara IHSG turun sedikit sebelum Flat sepanjang tahun 2023.

Dengan kata lain, dapat disimpulkan bahwa kenaikan BI 7DRR Rate cenderung menjadi katalis negatif dalam waktu yang bervariatif namun relatif terbatas. Kami meyakini BI mengambil keputusan ini untuk menjaga stabilitas. Setelah stabil, harga aset akan mengikuti narasi berikutnya (yang tentunya adalah narasi pertumbuhan).

Kami akan tetap pantau dan analisis berdasarkan TAME FAME untuk menentukan bobot portofolio di bulan Juni 2026.

Penafian

Maklumat dan penerbitan adalah tidak bertujuan, dan tidak membentuk, nasihat atau cadangan kewangan, pelaburan, dagangan atau jenis lain yang diberikan atau disahkan oleh TradingView. Baca lebih dalam Terma Penggunaan.