USD/JPY Menguat Tajam Usai BoJ Naikkan Suku Bunga

94
18 September 2026

Halo, Sahabat Trader! 👋 Pantau terus pergerakan market bareng ESAFX dan jangan lupa follow profil TradingView kami untuk update analisa teknikal & fundamental terbaru setiap hari. #LevelnyaTraderSejati

BoJ resmi menaikkan suku bunga 25 basis poin ke 1,25%, level tertinggi sejak 1995, lewat voting yang terbelah 7-2, dengan alasan utama risiko inflasi berpotensi melampaui target 2%. Ini bukan lagi sekadar ekspektasi pasar, melainkan kebijakan hawkish yang sudah dikonfirmasi resmi. Di sisi lain, Ketua The Fed Kevin Warsh menekankan fokus pada inflasi, yang turut meredakan tekanan jual di pasar obligasi AS dan menahan yield Treasury dari level tertinggi multi-tahun. Kombinasi kedua faktor ini membuat USD/JPY bergerak dinamis pasca-rilis kebijakan, dan trader Indonesia perlu mewaspadai potensi volatilitas lanjutan seiring pasar mencerna detail konferensi pers Gubernur Ueda soal arah kebijakan ke depan.

Secara teknikal, sejak awal September harga USD/JPY membentuk pola descending triangle, resistance diagonal menurun dari puncak ~160.500 bertemu support horizontal di area 155.500–153.000. Setelah penurunan tajam ke level terendah ~153.000, harga terkonsolidasi selama sekitar dua minggu sebelum breakout ke atas. Saat ini harga sudah diperdagangkan jauh di atas zona breakout, mengindikasikan momentum penguatan yang solid, dan kini mendapat dukungan fundamental tambahan dari konfirmasi rate hike BoJ, kombinasi yang jarang terjadi bersamaan.

Level Resistance:

R1: 157.800
R2: 159.800–160.500
R3: 160.600


Level Support:

S1: 155.500
S2: 154.300–154.500
S3: 153.000


Kesimpulan

Skenario Bullish Selama harga bertahan di atas 155.500 (S1), bias jangka pendek condong bullish menuju R1 di 157.800. Konfirmasi rate hike BoJ menambah bobot fundamental untuk potensi kelanjutan penguatan menuju R2–R3, meski trader tetap perlu waspada terhadap potensi profit taking di sekitar R1 sebelum lanjut naik.

Skenario Bearish Jika muncul volatilitas tajam pasca-detail konferensi pers Ueda dan harga gagal bertahan di atas 155.500, waspadai potensi pembalikan arah menuju S2 di 154.300–154.500, bahkan hingga S3 di 153.000 jika tekanan jual berlanjut.

Analisis ini murni pembacaan teknikal dan fundamental berdasarkan data yang tersedia, bukan rekomendasi trading. Selalu lakukan konfirmasi ulang dengan kondisi live market Anda sebelum mengambil keputusan.

Penafian

Maklumat dan penerbitan adalah tidak bertujuan, dan tidak membentuk, nasihat atau cadangan kewangan, pelaburan, dagangan atau jenis lain yang diberikan atau disahkan oleh TradingView. Baca lebih dalam Terma Penggunaan.