Alasan mengapa saham jatuh dalam beberapa tahun terakhir:
Penurunan Permintaan Produk COVID: Penurunan tajam penjualan vaksin Comirnaty dan Paxlovid menyebabkan pendapatan turun dari $100,3 miliar pada tahun 2022 menjadi $58,5 miliar pada tahun 2023.
Kekhawatiran "Patent Cliff": Hilangnya hak eksklusivitas (LOE) untuk produk unggulan seperti Eliquis, Ibrance, dan Xeljanz pada tahun 2028 mengancam pendapatan tahunan sebesar $17–18 miliar.
Pelemahan Proyeksi: Manajemen berulang kali merevisi proyeksi pendapatan dan laba ke bawah.
Perbaikan Fundamental
Stabilisasi Keuangan: Pfizer akhirnya berhasil mengatasi siklus ketidakstabilan pendapatan, mengakhiri tahun 2025 dengan serangkaian "dual beat" (melampaui ekspektasi laba per saham dan pendapatan).
Efisiensi Biaya: Manajemen berhasil menerapkan program penghematan biaya senilai miliaran dolar. Margin meningkat bahkan dengan pertumbuhan penjualan yang moderat.
Imbal Hasil Dividen ~ 6,7%
Katalis untuk Pertumbuhan Masa Depan
🔎
Feragatname
Bilgiler ve yayınlar, TradingView tarafından sağlanan veya onaylanan finansal, yatırım, alım satım veya diğer türden tavsiye veya öneriler anlamına gelmez ve teşkil etmez. Kullanım Koşulları bölümünde daha fazlasını okuyun.
Feragatname
Bilgiler ve yayınlar, TradingView tarafından sağlanan veya onaylanan finansal, yatırım, alım satım veya diğer türden tavsiye veya öneriler anlamına gelmez ve teşkil etmez. Kullanım Koşulları bölümünde daha fazlasını okuyun.
