LQ 45 dibuka gap down pada hari Selasa kemarin setelah tutup selama seminggu karena adanya libur lebaran. Penurunan yang terjadi membuat LQ45 berhasil mencapai support kuat yang dibentuk saat covid melanda tahun 2020.
Kenapa saya memakai LQ45? Ini dikarenakan menurut saya LQ45 lebih mencerminkan kondisi indeks yang sebenarnya dibanding IHSG. Kita tahu sendiri bahwasannya ada beberapa saham exotic yang ada di IHSG, yaitu yang berkapitalisasi besar namun memiliki PE yang sangat tinggi. Jadi untuk meng-exclude outlier tersebut, dipakailah LQ45.
Secara tren, LQ45 masih dalam fase downtend kuat. Terlihat dari harga yang bergerak di bawah EMA 50 dan 200 daily-nya. Jika kita hitung selisih atau spread antara EMA 200 dengan harga, saat ini jaraknya adalah sekitar -21%. Sangat ekstrim dibanding data statistik historisnya, dimana standar deviasi 2 nya berada di level -17%. Jika LQ45 bergerak di bawah EMA 200-nya, rata-rata jarak antara EMA 200 dengan harga adalah -6%. Jadi -21% vs -17% dan -6%, cukup ekstrim. Biasanya ketika dalam kondisi ekstrim seperti ini, diproyeksikan terdapat rebound dalam jangka pendek. Lalu bagaimana proyeksinya?
Best case: LQ45 rebound karena mencapai support + berada dalam kondisi ekstrim. Rebound yang terjadi berhasil menutup gap yang terbentuk dan bergerak berkonsolidasi di atas kotak biru.
Base/normal case: LQ45 rebound karena mencapai support + berada dalam kondisi ekstrim. Rebound yang terjadi berhasil menutup gap yang terbentuk namun gagal menembus ke atas kotak biru. LQ45 bergerak sideways di range 648-730.
Worst case: LQ45 rebound karena mencapai support + berada dalam kondisi ekstrim. Namun rebound yang terjadi gagal menutup gap yang terbentuk. LQ45 melanjutkan tren turunnya menuju support kuat (low covid 2020) di level 566.
Jadi untuk saat ini wait & see dulu ya mengingat kondisi atau sentimen belum ada yang +ve atau mendukung LQ45 bergerak ke utara, kecuali ingin memanfaatkan momentuk jangka pendek ini.
Kenapa saya memakai LQ45? Ini dikarenakan menurut saya LQ45 lebih mencerminkan kondisi indeks yang sebenarnya dibanding IHSG. Kita tahu sendiri bahwasannya ada beberapa saham exotic yang ada di IHSG, yaitu yang berkapitalisasi besar namun memiliki PE yang sangat tinggi. Jadi untuk meng-exclude outlier tersebut, dipakailah LQ45.
Secara tren, LQ45 masih dalam fase downtend kuat. Terlihat dari harga yang bergerak di bawah EMA 50 dan 200 daily-nya. Jika kita hitung selisih atau spread antara EMA 200 dengan harga, saat ini jaraknya adalah sekitar -21%. Sangat ekstrim dibanding data statistik historisnya, dimana standar deviasi 2 nya berada di level -17%. Jika LQ45 bergerak di bawah EMA 200-nya, rata-rata jarak antara EMA 200 dengan harga adalah -6%. Jadi -21% vs -17% dan -6%, cukup ekstrim. Biasanya ketika dalam kondisi ekstrim seperti ini, diproyeksikan terdapat rebound dalam jangka pendek. Lalu bagaimana proyeksinya?
Best case: LQ45 rebound karena mencapai support + berada dalam kondisi ekstrim. Rebound yang terjadi berhasil menutup gap yang terbentuk dan bergerak berkonsolidasi di atas kotak biru.
Base/normal case: LQ45 rebound karena mencapai support + berada dalam kondisi ekstrim. Rebound yang terjadi berhasil menutup gap yang terbentuk namun gagal menembus ke atas kotak biru. LQ45 bergerak sideways di range 648-730.
Worst case: LQ45 rebound karena mencapai support + berada dalam kondisi ekstrim. Namun rebound yang terjadi gagal menutup gap yang terbentuk. LQ45 melanjutkan tren turunnya menuju support kuat (low covid 2020) di level 566.
Jadi untuk saat ini wait & see dulu ya mengingat kondisi atau sentimen belum ada yang +ve atau mendukung LQ45 bergerak ke utara, kecuali ingin memanfaatkan momentuk jangka pendek ini.
免責聲明
這些資訊和出版物並非旨在提供,也不構成TradingView提供或認可的任何形式的財務、投資、交易或其他類型的建議或推薦。請閱讀使用條款以了解更多資訊。
免責聲明
這些資訊和出版物並非旨在提供,也不構成TradingView提供或認可的任何形式的財務、投資、交易或其他類型的建議或推薦。請閱讀使用條款以了解更多資訊。
