BeincryptoBeincrypto

XRP Bangkit dari Kegagalan CLARITY Act dan Reli 7%: Akankah Bertahan?

XRP berhasil bangkit dari tekanan regulasi tajam minggu ini, naik lebih dari 7% dalam 24 jam hingga diperdagangkan mendekati US$1,39 setelah sempat menyentuh level terendah di sekitar US$1,27.

Pulihnya harga tersebut terjadi setelah 48 jam yang penuh gejolak karena adanya kegagalan pemungutan suara di Senat serta kenaikan suku bunga pertama dari The Fed sejak tahun 2023.

Apa yang Sebenarnya Memicu Aksi Jual Minggu Ini

Cloture adalah prosedur di Senat yang diperlukan untuk mengakhiri debat dan melanjutkan RUU ke tahap pemungutan suara akhir, yang memerlukan dukungan 60 senator. Pada 15 September, CLARITY Act gagal lolos dengan suara tipis 50-49, tidak mencapai ambang batas dan membuat kerangka kerja federal untuk aset kripto terhenti.

Setelah kejadian itu, XRP anjlok lebih dari 8% dan turun ke level sekitar US$1,27 hingga US$1,28. Tekanan makin terasa keesokan harinya saat The Fed menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,75% hingga 4,00%, langkah yang biasanya menekan aset berisiko secara umum.

Meski begitu, aksi jual tersebut ternyata berlangsung singkat. XRP telah pulih ke US$1,39, naik 7,23% dalam 24 jam, meski token ini turun tipis 0,30% dalam satu jam terakhir. Volume perdagangan bertahan di angka sekitar US$3,9 miliar, mendekati rata-rata 30 harinya, yang mengisyaratkan pembelian riil dibandingkan trading tipis dengan likuiditas rendah.

Ikuti kami di X untuk mendapatkan kabar terkini secara langsung.

Apakah Pemulihan Ini Memiliki Dasar yang Kuat?

Deposit crypto whale ke Binance mencapai level tertinggi dalam enam bulan, menurut data CryptoQuant, sementara open interest Futures kembali naik di atas level sebelum kegagalan voting, keduanya menjadi sinyal partisipasi skala besar yang kembali menguat.

Pasar secara luas bergerak seirama. Bitcoin naik 5,49% ke sekitar US$80.752, Ethereum menguat 5,53% ke kisaran US$2.595, dan Solana melonjak 10,75% hingga US$112,34. Kapitalisasi pasar altcoin naik ke US$222 miliar, tertinggi dalam delapan bulan terakhir.

Beberapa analis menyoroti potensi pola inverse head-and-shoulders yang terbentuk di chart harian, dengan neckline di sekitar US$1,55 yang bisa membuka jalan menuju US$2 jika benar-benar terkonfirmasi.

Relative Strength Index (RSI) masih berada di area netral pada angka 54, sehingga masih ada ruang untuk naik tanpa menandakan kondisi overbought. XRP saat ini masih diperdagangkan 62% di bawah all-time high dan tetap berada dalam rentang konsolidasi yang sudah berlangsung selama beberapa bulan.

Subscribe channel YouTube kami untuk menyaksikan wawasan dari para pemimpin dan jurnalis secara langsung.

Apakah token ini konsisten bisa ditutup di atas US$1,41 dengan volume besar sepertinya akan menjadi penentu apakah reli ini berlanjut menjadi pembalikan tren yang kuat atau hanya pantulan sementara di rentang yang sama.

Untuk saat ini, pasar jelas telah mampu menghadapi kegagalan CLARITY Act maupun keputusan suku bunga The Fed tanpa dampak berkepanjangan.