SRIUS : Strategi Investasi Untuk Semua 260525
Dalam rangka menyambut Kevin Warsh sebagai Gubernur The Fed yang baru - dan kebijakan moneter pertamanya di FOMC Juni 2026, kami mau melihat dampak harga Emas terkait dengan pergerakan Fed Fund Rate (
USINTR ).
Saat The Fed mulai menaikkan suku bunga—seperti yang terlihat pada Mei 2004, November 2015, dan awal 2022—
XAUUSD sering kali mengalami fase konsolidasi atau koreksi ringan pada awalnya. Ini adalah reaksi pasar terhadap pengetatan likuiditas. Namun, seiring berjalannya siklus kenaikan suku bunga, Emas cenderung kembali naik. Hal ini biasanya terjadi karena The Fed menaikkan suku bunga untuk melawan inflasi yang tinggi, sehingga investor beralih ke Emas sebagai lindung nilai (inflation hedge) untuk melindungi daya beli mereka.
Sebaliknya, ketika The Fed melakukan pivot dan mulai memangkas suku bunga, Emas biasanya memasuki fase bullish yang paling agresif. Terlihat jelas lonjakan harga yang sangat kuat menyusul pemotongan suku bunga yang dimulai pada September 2007, Juni 2019, dan Rally besar yang dimulai pada Agustus 2024. Selama siklus pemangkasan ini, opportunity cost untuk memegang Emas turun drastis dibandingkan dengan menyimpan uang tunai atau obligasi. Selain itu, pemangkasan suku bunga sering kali menjadi sinyal adanya pelemahan ekonomi, yang secara otomatis menjadi katalis positif bagi aset safe-haven (salah satunya emas).
Singkatnya, periode transisi kebijakan moneter (cut rate) adalah pendorong utama momentum pergerakan harga Emas. Awal siklus kenaikan suku bunga sering kali membawa tekanan jangka pendek yang diikuti oleh penurunan harga, sementara awal siklus pemangkasan secara historis menjadi pemicu utama untuk breakout dan awal Uptrend.
Dalam rangka menyambut Kevin Warsh sebagai Gubernur The Fed yang baru - dan kebijakan moneter pertamanya di FOMC Juni 2026, kami mau melihat dampak harga Emas terkait dengan pergerakan Fed Fund Rate (
Saat The Fed mulai menaikkan suku bunga—seperti yang terlihat pada Mei 2004, November 2015, dan awal 2022—
Sebaliknya, ketika The Fed melakukan pivot dan mulai memangkas suku bunga, Emas biasanya memasuki fase bullish yang paling agresif. Terlihat jelas lonjakan harga yang sangat kuat menyusul pemotongan suku bunga yang dimulai pada September 2007, Juni 2019, dan Rally besar yang dimulai pada Agustus 2024. Selama siklus pemangkasan ini, opportunity cost untuk memegang Emas turun drastis dibandingkan dengan menyimpan uang tunai atau obligasi. Selain itu, pemangkasan suku bunga sering kali menjadi sinyal adanya pelemahan ekonomi, yang secara otomatis menjadi katalis positif bagi aset safe-haven (salah satunya emas).
Singkatnya, periode transisi kebijakan moneter (cut rate) adalah pendorong utama momentum pergerakan harga Emas. Awal siklus kenaikan suku bunga sering kali membawa tekanan jangka pendek yang diikuti oleh penurunan harga, sementara awal siklus pemangkasan secara historis menjadi pemicu utama untuk breakout dan awal Uptrend.
Award-winning certified Technical Analyst. Founder of T.R.A.I.L Investment.
Subscribe to our continuous education at s.id/pimacademy
Join our WA Group for updates at s.id/skbahagia
See our e-courses & workshops at trailinvestment.id
Subscribe to our continuous education at s.id/pimacademy
Join our WA Group for updates at s.id/skbahagia
See our e-courses & workshops at trailinvestment.id
Publikasi terkait
Pernyataan Penyangkalan
Informasi dan publikasi ini tidak dimaksudkan, dan bukan merupakan, saran atau rekomendasi keuangan, investasi, trading, atau jenis lainnya yang diberikan atau didukung oleh TradingView. Baca selengkapnya di Ketentuan Penggunaan.
Award-winning certified Technical Analyst. Founder of T.R.A.I.L Investment.
Subscribe to our continuous education at s.id/pimacademy
Join our WA Group for updates at s.id/skbahagia
See our e-courses & workshops at trailinvestment.id
Subscribe to our continuous education at s.id/pimacademy
Join our WA Group for updates at s.id/skbahagia
See our e-courses & workshops at trailinvestment.id
Publikasi terkait
Pernyataan Penyangkalan
Informasi dan publikasi ini tidak dimaksudkan, dan bukan merupakan, saran atau rekomendasi keuangan, investasi, trading, atau jenis lainnya yang diberikan atau didukung oleh TradingView. Baca selengkapnya di Ketentuan Penggunaan.
