AUDJPY: Saat Semua Timeframe Akhirnya SepakatPasar paling jujur bukan saat harga naik, tapi saat semua timeframe berhenti berdebat. Dan sekarang AUDJPY sedang mengalaminya: harga close 1h ada di 114,533 , nangkring di atas KAMA 114,369 . Satu garis ungu putus-putus itu cuma bilang satu hal — selama harga di atasnya, otak kita cuma boleh mikir beli , titik.
Tapi syarat "boleh beli" beda dengan "wajib beli". Di sinilah matriks regime tiga panel masuk. Coba lihat ke bawah chart: panel LTF, MTF, sampai HTF, semuanya kompak biru tua di angka +4 . Bukan satu timeframe yang teriak, tapi tiga-tiganya nyanyi nada yang sama.
Kondisi ini namanya Bullish Sinkron alias Tipe A. Ini state paling "membosankan" sekaligus paling kuat, karena nggak ada timeframe yang lagi diam-diam membalik arah. Tren bukan cuma ada — dia kompak.
Pertanyaannya bukan lagi "kapan masuk", tapi "kapan keluar". Jawaban mekanisnya simpel: begitu close 1h jatuh di bawah KAMA, atau panel LTF/MTF balik ke negatif, posisi ditutup tanpa drama. Bukan karena takut, tapi karena syarat yang bikin kita masuk sudah hilang.
Rata-Rata Pergerakan / Moving Averages
GOLD 1H: Ketika Harga dan Momentum BertengkarHarga emas baru saja jatuh di bawah garis ungu KAMA (4.531) setelah gagal tembus high 4.595. Pesannya jelas dan mekanis: selama Close 1H di bawah KAMA, kita hanya boleh mikir jualan, bukan beli.
Tapi ada yang menarik. Panel momentum besar (MTF & HTF) masih biru—sisa tenaga rally kemarin belum habis. Sementara panel kecil (LTF) sudah berubah oranye, tanda momentum jangka pendek mulai balik arah.
Ini yang sering bikin trader nyangkut: mereka lihat panel biru, mikir "tren masih naik", lalu beli. Padahal harga sudah di bawah KAMA. Mereka melawan saklar utamanya sendiri.
Aturannya simpel. Saat sinyal bertabrakan seperti ini, default-nya bukan "tebak siapa yang menang"—tapi menepi dan menunggu. Entry short baru valid kalau panel besar ikut berbalik merah dan menyetujui apa yang sudah dikatakan KAMA.
Pasar tidak butuh opinimu. Dia cuma butuh kamu sabar sampai semua variabel sepakat. Disiplin pada sistem, bukan pada perasaan.
Ekspektasi Kenaikan EURUSD ditengah turunnya DXY
Timeframe 12M/1 Tahun, ekspektasi Bullish karena terdapat Bullish Engulfing dan target ada di harga pembukaan atau harga tertinggi tahun 2021. Ekspektasi harga tersebut tercapai dalm 1-3 tahun ke depan.
Timeframe 3M/3 Bulan, ekspektasi masih bullish karena 6 kuartal terakhir naik, namun fakta bahwa terdapat +FVG yang belum disentuh atau ditradingkan di harga menurunkan ekspektasi "BULLISH SEKARANG", jadi masih ada ekspektasi harga turun ke 1.13917 sebelum melanjutkan penguatan.
Timeframe 1M/1 Bulan, ekspektasi saya adalah konsolidasi. Jika anda melihat 3 bulan ke belakang, maka trendnya bearish, sementara jika anda melihat 6 dan 12 bulan ke belakang, maka trendnya adalah bullish. Hal ini memberikan saya pandangan sideways pada timeframe 1 Bulan.
Timeframe 1W/1 Minggu memberikan insight yang menarik bagi saya. +FVG sebagai area support dan harga pembukaan dari minggu 20 April yang sudah "dipatahkan" oleh harga penutupan minggu 4 Mei memberikan kesan "saat ini, harga tidak niat untuk bearish. Target saya adalah 1.18493 karena saat ini pada timeframe 3 Bulan masih belum jelas kecuali Q2 2026 selesai.
Timeframe 1D/1 Hari masih memberikan arah Bullish, apalagi terdapat bullish engulfing, untuk target masih berada di 1.18493 dengan ekspektasi reversal di level tersebut karena +FVG timeframe 3 Bulan yang belum ditradingkan.
Awal Mula Bearish pada BTCUSD?Ekspektasi bearish pada CRYPTO:BTCUSD masih menjadi fokus saya saat ini. Jika kita lihat pada timeframe 1 Bulan, maka kita dapat melihat bahwa saat ini Market Regime sedang Divergent Sell. Wanra Orange pada indikator memberikan kita gambaran tersebut. Timeframe yang saya gunakan ada pada chart.
Pada timeframe 1 Minggu, saat ini kondisinya Divergent Buy, akan tetapi terdapat formasi Bearish Engulfing membuat saya yakin jika saat ini adalah pola bearish reversal yang bagus.
Per hari ini pada timeframe 1 Hari, jika kita lihat pada Market Regime, saat ini adalah kondisi Divergent Sell, dimana pada timeframe terendahnya sudah Bearish, tetapi pada timeframe tengah dan tertinggi masih Bullish. Ekspektasi saya pada timeframe 1 Bulan yang didukung oleh timeframe 1 Minggu (Bearish Engulfing), membuat saya yakin bahwa mulai hari Senin besok, BTCUSD cenderung turun.
Kemudian konfirmasi terakhir yang kita punya : ETHUSD tidak membuat kenaikan signifikan beberapa hari secara berurutan, sementara BTCUSD membuat kenaikan yang dapat diterjemahkan sebagai market sedang melakukan manipulasi pada BTCUSD atau saya biasa sebut sebagai "crack correlation".
Eksekusi saya lakukan setiap harga naik ke Previous Daily High dengan Stop Loss 250rb tick seperti pada gambar.
Belajar dari Veteran 43 Tahun: Rahasia Stephen KalayjianBanyak trader pemula hancur bukan karena strategi yang buruk, tapi karena mencoba menjadi pahlawan di tengah badai tanpa navigasi. Jujur, saya juga pernah terjebak di fase itu, merasa bisa menaklukkan market hanya dengan satu timeframe. Tapi Stephen Kalayjian, veteran dengan pengalaman 43 tahun, mengajarkan saya bahwa trading bukan soal menebak arah, melainkan menunggu keselarasan atau sequence . Kuncinya sederhana: jangan pernah melawan arus jika timefrrme 60 menit dan 30 menit belum sepakat, karena eksekusi di timeframe kecil (5-15 menit) hanya valid saat "kakak besarnya" memberikan lampu hijau.
Indikator Sebagai Filter, Bukan Sinyal Buta
Gunakan MACD untuk menangkap divergensi yang berteriak ( screaming signals ) dan ADX untuk mengukur apakah tren tersebut punya "bensin" yang cukup untuk lanjut. Stephen Kalayjian menggunakan sinyal visual seperti Double Blue atau Double Red untuk memastikan korelasi antar timeframe benar-benar sinkron sebelum masuk. Sebagai salah satu developer Pine Script, saya melihat pendekatan ini sangat mirip dengan framework multi timeframe yang ada di Tradingview, anda dapat mencarinya sendiri.
Seni Mengelola Posisi dan Risiko
Eksekusi adalah seni, bukan sains, di mana scaling in dan out dilakukan untuk mendapatkan rata-rata harga yang logis, bukan sekadar tebak-tebakan. Saya pernah hold posisi floating minus cukup dalam sambil meyakinkan diri sendiri bahwa itu masih valid... spoiler: tidak. Mengabaikan stop loss sama saja dengan menyetir mobil tanpa rem; mungkin terasa cepat sampai akhirnya menabrak tembok kenyataan. Stephen Kalayjian sangat disiplin menggunakan DOM ( Depth of Market ) untuk kecepatan eksekusi, memastikan setiap posisi masuk dan keluar dengan presisi tinggi tanpa keraguan.
Psikologi Antifragile: Strategi Rotasi Akun
Untuk teman-teman yang sedang berjuang di prop firm atau pakai modal sendiri, strategi rotasi akun Stephen Kalayjian adalah penyelamat kewarasan yang sangat antifragile . Daripada memaksakan satu akun besar dengan risiko stres tinggi, lebih baik bagi risiko ke 3-5 akun dengan target harian kecil yang konsisten. Kumpulkan profit kecil secara rutin, karena konsistensi jauh lebih berharga daripada satu jackpot yang diikuti dengan kehancuran akun karena ego yang tidak terkendali.
Ekspektasi penurunan pada EURAUDPada Timeframe Daily, kita dapat melihat bahwa harga turun dengan cepat. Cara yang dapat kita gunakan untuk membaca trend daily jika ingin mengetahui secara objektif adalah menggunakan indikator trend seperti moving average. Saya biasa menggunakan EMA 10. Pada timeframe Daily, EURAUD Bearish
Pada timeframe Daily, harga sudah melakukan "manipulasi" pada GBPAUD sementara market turun, membuat saya yakin dengan penurunan dari EURAUD. SMT = Smart Money Tool, atau kita dapat menyebutnya divergent dari market yang idealnya berkorelasi.
Entry dilakukan pada Hari rabu dengan ekspektasi Hari senin atau selasa sudah membuat High of the Week, sehingga penurunan ke 1.66236 lebih meyakinkan daripada kenaikan. Entry dilakukan setelah harga membuat -FVG (Bearish FVG)
XAUUSD Potensi Bullish Kuat, Dapatkah Membuat ATH Lagi?Pada Timeframe Weekly, kita dapat melihat fakta bahwa OANDA:XAUUSD masih berada di atas EMA 10.
Kemudian pada timeframe Daily, terdapat penolakan terhadap Rejection Block, ini bisa menjadi indikasi bahwa Emas tidak niat untuk melakukan penurunan.
Pada Timeframe 4h, terdapat Divergent dengan XAGUSD
Target saya, harga akan ke BSL : 5091.930
WIIM di area retracmentWIIM secara trend masih uptrend dan saat ini posisinya sedang berada di area retracement 1555 - 1625. Harga saat ini masih di atas EMA 20, 50, 100 & 200 ini menandakan up trend masih kuat. Stochastic sudah di area oversold jadi peluang teknikal rebound tinggi.
Trading plan
Buy di area retracement : 1555 - 1625
Support 1 : 1469
Support 2 : 1325
R1 : 1850
R2 : 2000
R3 : 2140
Disclaimer : Seluruh informasi dan analisa yang disajikan bersifat refrensi bukan ajakan beli atau jual. Analis tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbulkan dari tindakan yang diambil berdasarkan informasi ini. Pastikan untuk selalu melakukan riset independen sebelum membuah keputusan investasi.
PSAB BreakoutPSAB breakout dari resisten 590 dan diikuti dengan kenaikan volume. PSAB saat ini diawal akumulasi. Indikator stochastic berada di >60 ini menandakan momentum naik mulai menguat dan di ikutin dengan kenaikan volume. Minggu depan PSAB berpotensi melanjutkan kenaikan jika bisa breakout dari resisten 640.
Trading plan
Buy area 575 - 600
TP 1 : 640
TP 2 : 705
TP 3 : 755
TP 4 : 820
Support : 520
Disclaimer : Seluruh informasi dan analisa yang disajikan bersifat refrensi bukan ajakan beli atau jual. Analis tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbulkan dari tindakan yang diambil berdasarkan informasi ini. Pastikan untuk selalu melakukan riset independen sebelum membuah keputusan investasi.
NCKL NCKL secara chart masih uptrend di dukung dengan moving average yang berurutan dari MA20, MA50, MA100, dan MA200 dan stochastik yang berada di area netral.
Trading plan
Buy area 1395 - 1420
TP1 : 1515
TP2 : 1670
TP3 : 1840
Support : 1295
Support : 1230
Disclaimer :
Seluruh informasi dan analisa yang disajikan bersifat refrensi bukan ajakan beli atau jual. Analis tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbulkan dari tindakan yang diambil berdasarkan informasi ini. Pastikan untuk selalu melakukan riset independen sebelum membuah keputusan investasi.
INET on retracementINET saat ini berada di area retracementnya 510 - 550 dan posisinya masih up trend terlihat dari indikator moving average yang berurutan MA20, MA50, MA100 & MA200. Saat ini stochastic sudah golden cross dan sudah keluar dari area oversold.
Trading plan
Buy area 510 - 550
TP1 : 775
TP2 : 855
Support 417
Disclaimer :
Seluruh informasi dan analisa yang disajikan bersifat refrensi bukan ajakan beli atau jual. Analis tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbulkan dari tindakan yang diambil berdasarkan informasi ini. Pastikan untuk selalu melakukan riset independen sebelum membuah keputusan investasi.
RAJA kemungkinan lanjut naik ke 6825RAJA secara trend masih bullish , namun saat ini sedang sideways di area 6300 - 6750 belum breakdown trend namun momentum melemah.
Skenario bullish jika mampu bertahan di atas 6000 dan dapat rebound ke 6825.
Skenario bearish jika breakdown dari 5975 serta lanjut turun ke 5500.
Area Penting
Support 1 : 5975
Support 2 : 5100
R1 : 6825
R2 : 7300
R3 : 7900
Jika belum punya barangnya bisa ambil di dekat area support.
Disclaimer : Seluruh informasi dan analisa yang disajikan bersifat refrensi bukan ajakan beli atau jual. Analis tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbulkan dari tindakan yang diambil berdasarkan informasi ini. Pastikan untuk selalu melakukan riset independen sebelum membuah keputusan investasi.
Tiga Saham Dengan Relative Volume Tinggi dan PSAR BuyTiga Saham Dengan Relative Volume Tinggi dan PSAR Buy
Screening Idea : Relative Volume > 1 dan PSAR Bullish Crossover (Buy Signal)
Kami telah melakukan Screening berdasarkan pergerakan harga per 30 September 2025 dengan Relative Volume di atas 1. Artinya adalah saham tersebut ditransaksikan sangat tinggi dengan Volume di atas rata - rata.
Setelah itu, kami screening saham - saham yang mendapatkan sinyal Buy dari Parabolic SAR dan diperolehlah IDX:RAJA , IDX:ERAL dan $IDX:PGEO.
Hanya RAJA yang berada di atas SMA 60 dan menjadi preferensi kami. Perlu dicatat, RAJA bertahan di Resistance Rp3,270 (seperti bulan Agustus 2025). Dengan demikian, Resistance ini cukup signifikan dan perlu diperhatikan. Once Breakout, ada potensi RAJA menuju Rp4,400an (Resistance di Februari 2025).
ERAL dan PGEO masih perlu Breakout di atas SMA 60 untuk menarik perhatian kami. Dengan kondisi saat ini, keduanya berpeluang naik di atas SMA 60 dan kami perkirakan PGEO lebih mungkin untuk Breakout di atas SMA 60.
Kalau kamu pilih mana?
BTC Menuju Retest Resistance - HATI HATI Bisa Jadi ‘Bull Trap'Bitcoin menunjukkan kenaikan pendek setelah penurunan tajam, namun struktur besarnya masih bearish.
Harga berpotensi melakukan retest ke area 98–100K, yang merupakan pertemuan antara:
Resistance horizontal
Trendline major yang sebelumnya ditembus
Zona supply kuat di timeframe 4H
Jika gagal tembus 93K, BTC bisa kembali melanjutkan penurunan menuju 84K–80K.
Kenaikan saat ini tampaknya lebih merupakan relief rally daripada tanda reversal kuat.
Trading Plan dengan EMA ColorHari ini saya jelaskan bagaimana cara membuat trading plan sederhana hanya dengan bantuan warna dari EMA.
Konsepnya mudah:
Saat harga di atas EMA, fokus pada peluang buy.
Saat harga di bawah EMA, fokus pada sell.
Dengan memberi warna berbeda sesuai arah EMA, kita bisa langsung tahu bias market tanpa banyak indikator.
Tujuannya bukan untuk mencari sinyal instan, tapi untuk melatih disiplin dan konsistensi dalam mengikuti arah trend.
Gunakan logika, bukan tebakan.
Biarkan warna yang berbicara.
Terima kasih dan semoga anda terbantu!
Membangun Trading Plan yang Bisa DiulangBanyak trader berpikir sistem mereka sudah “objektif”, padahal sering kali tidak. Mereka pakai konsep SMC atau ICT, tapi lupa satu hal penting: data objektif itu harus bisa diukur, bukan hanya dirasa.
Objektif artinya bisa diulang dengan hasil yang konsisten. Kalau dua orang membaca chart yang sama dan bisa mengambil kesimpulan yang serupa, berarti datanya objektif. Kalau hasilnya tergantung “feeling”, berarti belum.
______________________
Struktur Sederhana: Time dan Price
Kita cuma butuh dua hal: Waktu dan Harga .
Untuk waktu, fokus ke sesi utama pasar :
Asia: 08.00–11.00 WIB
London: 14.00–17.00 WIB
New York: 19.00–23.00 WIB
Di luar jam itu, lebih baik istirahat. Tujuan kita bukan trading terus, tapi mencari momen yang efektif .
Untuk harga, pakai satu alat: EMA 10 .
Tidak perlu indikator lain. EMA 10 sudah cukup untuk menunjukkan momentum jangka pendek.
______________________
Tiga Timeframe yang Saling Melengkapi
Kita pakai tiga timeframe:
Daily → Menentukan arah besar (bias). Kalau candle harian bullish, kita cari Buy; kalau bearish, cari Sell.
1 hour (1h) → Konfirmasi arah di sesi aktif. Fokus ke Opening Price 1H . Ini titik penting karena biasanya jadi patokan institusi memulai hari.
5 minute (5m) → Area eksekusi. Setelah Daily dan 1H selaras, baru turun ke 5m untuk cari entry.
______________________
Contoh Logika Sederhana
Misal Daily bullish.
Saat sesi London, anda buka timeframe 1h, Opening Price 1h seharusnya di atas EMA 10.
Di 5m, anda dapat melakukan banyak hal di antara ini :
Tunggu harga retest ke EMA 10 lalu mulai naik lagi → Instant Buy
Buy di High dari 1h sebelumnya → Buy Stop
Buy di High dari 1h sebelumnya setelah break dengan body → Buy Limit
Buy di Opening price 1h saat ini → Instant Buy
Stop loss di 1H Low sebelumnya .
Kalau harga turun menembus itu, berarti momentum 1h gagal, close saja.
Target profit bisa 1–2 kali jarak SL , tergantung seberapa kuat trendnya.
Kalau market trending jelas, bisa diperpanjang hingga 3x atau lebih.
______________________
Pahami Risiko dan Kondisi Pasar
Sistem ini paling efektif di pasar yang trending .
Kalau harga malah sideways , sinyal bisa salah.
Itulah kenapa pemahaman fundamental dan sentimen tetap penting.
Mereka membantu kita tahu kapan pasar siap ekspansi.
Trading bukan soal pintar, tapi soal disiplin dengan data yang bisa diulang.
Kalau sistemmu bisa dijelaskan dengan sederhana dan diulang oleh siapa pun,
kamu sudah setengah jalan menuju konsistensi.
Saham Untuk Bulan Oktober 2025Screening Saham Untuk Bulan Oktober 2025.
Saham yang Naik Banyak Tapi Belum Overbought (Berdasarkan Monthly RSI 14) dan Monthly Chart-nya Uptrend.
list : www.tradingview.com
Interesting Charts : IDX:JPFA , IDX:UNTR , IDX:MAIN , IDX:ASII dan IDX:BSDE
JPFA dan UNTR akan segera mendapat sinyal Buy dari Parabolic SAR setelah Monthly Candlestick bulan September 2025 selesai terbentuk. Sampai beberapa bulan ke depan (3 - 6 Candle), keduanya berpotensi naik.
MAIN terlihat sedang Rebound dari SMA60 (Monthly Chart) sehingga berpeluang Uptrend dan setelah Breakout Rp800an, Monthly Parabolic SAR akan memberikan sinyal Buy. ASII dan BSDE terlihat sedang Breakout Monthly SMA60-nya sehingga memiliki peluang Uptrend (secara Monthly).
Menurut A.R.I.S :
JPFA (Japfa Comfeed Indonesia Tbk)
Katalis utama untuk JPFA adalah potensi peningkatan permintaan dari program makan bergizi gratis pemerintah, yang dapat memperbaiki permintaan dan mengurangi volatilitas harga ayam potong. Namun, perlu diwaspadai kinerja kuartal kedua tahun 2025 yang berada di bawah ekspektasi akibat musiman pasca-Lebaran dan permintaan yang lebih lemah.
UNTR (United Tractors Tbk)
Laba bersih UNTR dilaporkan sejalan dengan ekspektasi. Katalis positif bagi UNTR adalah pemulihan siklus investasi dan belanja modal yang diperkirakan terjadi pada semester kedua tahun 2025, yang akan mendorong permintaan alat berat.
MAIN (Malindo Feedmill Tbk)
Kinerja MAIN pada kuartal kedua tahun 2025 meleset dari perkiraan karena lemahnya harga jual rata-rata (ASP), yang mengakibatkan kerugian bersih. Lemahnya permintaan ayam potong setelah periode Lebaran menjadi faktor utama yang memengaruhi kinerja perusahaan.
ASII (Astra International Tbk)
Kinerja ASII didukung oleh kekuatan penjualan kendaraan roda dua (2W) dan layanan keuangannya, yang berhasil mengimbangi pelemahan di segmen kendaraan roda empat (4W). Pemulihan siklus investasi dan belanja diskresioner pada paruh kedua tahun 2025 diharapkan menjadi katalis positif bagi ASII.
BSDE (Bumi Serpong Damai Tbk)
Kinerja BSDE pada kuartal kedua tahun 2025 sesuai dengan perkiraan, didukung oleh penjualan tanah. Katalis signifikan untuk BSDE dan sektor properti secara umum adalah perpanjangan insentif PPN oleh pemerintah untuk pasar perumahan hingga tahun 2025, yang diharapkan dapat merangsang pertumbuhan pra-penjualan. Selain itu, BSDE mencatatkan pra-penjualan sebesar IDR 5,08 triliun pada semester pertama tahun 2025, mencapai 50,8% dari target tahunan.
UPDATE MARKET XAUUSD 27 AGUSTUS!kita melihat rally XAUUSD beberapa akhir ini, dan sekarang sedang berada diarea RBS. tapi kita juga melihat bahwa harga sekarang bergerak dibawah ema21 dan bukan tidak mungkin untuk harga ke ema100 terlebih dahulu untuk melanjutkan kenaikannya!
XPembelian
SOLUSD Menguji EMA200, Berpotensi Naik ke $220?Setelah berhasil breakout EMA 200-nya, SOLUSD kini kembali menguji area tersebut sebagai support setelah kenaikannya tertahan resisten fibo 123. Jika diperhatikan, kenaikan yang terjadi sebelumnya membentuk pola cup & handle dengan neckline di level $157.
Pola tersebut berhasil dikonfirmasi. Selama SOLUSD mampu bertahan di atas EMA 200 atau kotak merahnya, terbuka ruang kenaikan yang lebih tinggi menuju $220, yang merupakan target minimal pola, dengan target minor di level $195.35, yang merupakan fibo 161 dari pola cup & handle .
Trading: Long
OP: Di area $157-$171
SL: <$150
TP1: $195.35
TP2: $220
Posisi Emas Terlalu Ekstrem, Saatnya Koreksi?Emas berhasil mencatat level All Time High sepanjang masa di angka 3500. Level tersebut juga merupakan angka psikologi dan juga merupakan target dari berbagai Bank besar, seperti Saxo dan Macquarie.
Beberapa katalis kenaikan tajam emas antara lain adalah
~5x surge in central bank demand since 2022
Geopolitical hedge of first resort
“Smile” profile to US yields (cek gambar)
Gold ETF holdings to rise on Fed rate cuts
Sunggu performa yang sangat luar biasa dalam 3 tahun terakhir dari kelas aset satu ini, walau tidak menghasilkan cashflow , emas menjadi pilihan lindung nilai dari penurunan nilai mata uang.
Lalu bagaimana proyeksi pergerakan emas selanjutnya?
Secara fundamental, katalis yang ada tetap menjadi pendorong utama kenaikan emas. Jika dilihat dari kacamata teknikal, secara tren, emas masih dalam fase uptrend kuat. Terlihat dari harga yang bergerak di atas EMA 50 & 200 daily-nya. Namun kenaikan yang terjadi saat ini cukup ekstrem.
Jika kita hitung selisih atau spread antara EMA 200 dengan harga, saat ini jaraknya adalah sekitar 19%. Sangat ekstrem dibanding data statistik historisnya, dimana standar deviasi 2-nya berada di level 15%. Jika emas bergerak di atas EMA 200-nya, rata-rata jarak antara EMA 200 dengan harga adalah 6%. Jadi 19% vs 15% dan 6%, cukup ekstrem. Bahkan ketika mencapai level 3500, spread keduanya melebar menjadi hampir 28%. Biasanya ketika dalam kondisi ekstrem seperti ini, diproyeksikan akan terjadi koreksi. Lalu bagaimana skenario ke depannya?
Best case: Emas terkoreksi menuju area EMA 50 + fibo 50-76.8 (kotak merah atas). Namun berhasil rebound dan berkonsolidasi sehat di atas kota merah atas. Jadi emas terkoreksi menuju level 3070, lalu rebound , lalu bergerak sideways di range 3230-3500 (panah biru).
Base/normal case: Emas terkoreksi menuju area EMA 50 + fibo 50-76.8 (kotak merah atas) lalu bergerak sideways di dalam kotak merah atas. Jadi emas terkoreksi menuju level 3070, lalu rebound , lalu bergerak sideways di range 3070-3230 (panah hitam).
Worst case: Emas terkoreksi menuju area EMA 200 + fibo 50-76.8 (kotak merah bawah) lalu bergerak sideways di dalam kotak merah bawah. Jadi emas terkoreksi menuju level 2740, lalu rebound , lalu bergerak sideways di range 2740-3020 (panah merah).
Jadi apakah kalian akan TP dulu atau tetap hold ? Atau malah baru masuk?
BTC di Persimpangan Jalan, Akan ke 108k Atau Malah 88k?Sebelumnya kami membuat proyeksi bearish terhadap BTC, dimana pada saat itu harganya telah bergerak di bawah EMA 50 dan 200, serta membentuk beberapa pola bearish . Namun tesis tersebut harus dipatahkan ketika BTC mampu bergerak ke atas EMA-nya dan bahkan mengkonfirmasi pola double bottom yang memiliki neckline di level 88,765. Hal ini terjadi salah satunya diakibatkan oleh adanya inflow kumulatif harian pada ETF BTC sekitar 915 juta USD di tanggal 22 April, menjadikannya inflow terbesar sejak 21 Januari.
Lalu bagaimana pergerakan selanjutnya?
Secara "fundamental", terdapat korelasi antara harga Bitcoin (BTC) dan Global M2 Liquidity (dengan leading 3 bulan, cek gambar). BTC secara historis sangat berkorelasi dengan perubahan likuiditas global (M2). Ketika likuiditas meningkat (garis hijau naik), harga BTC cenderung ikut naik 1–3 bulan setelahnya. Terlihat sejak 2023, harga BTC yang naik didahului dengan kenaikan tajam M2 beberapa bulan sebelumnya. Ini mendukung tesis bahwa likuiditas global adalah pendorong utama harga BTC.
Jika tren kenaikan likuiditas berlanjut, BTC berpotensi naik lebih lanjut, karena permintaan terhadap aset dengan suplai tetap (seperti BTC) biasanya meningkat saat likuiditas membanjir. Ini juga mencerminkan ekspektasi pelonggaran moneter atau ekspansi fiskal global yang mendorong investor ke aset alternatif. Data tersebut berguna sebagai alat makro untuk mengantisipasi arah BTC beberapa bulan ke depan, berdasarkan data moneter global.
Secara teknikal, saat ini BTC sedang menguji fibo 161 dari pola double bottom -nya. Jika BTC mampu berkonsolidasi sehat di atas level tersebut, bukan tidak mungkin level 108k akan dicapai dalam waktu dekat (panah biru). Namun jika gagal bergerak di atas level fibo 161, BTC berpotensi hanya bergerak sideways ke depannya dengan rentang area di 88,765 - 96,279 (panah hitam). Untuk skenario worst case sendiri terjadi ketika BTC gagal bertahan di atas box merah dan kembali bergerak di bawah EMA 50 dan 200-nya (panah merah).
Trading: Long
OP: >fibo 161
SL:
BAMLH0A0HYM2, Indeks Peramal Kejatuhan S&P500?Apa itu BAMLH0A0HYM2? Indeks BAMLH0A0HYM2, atau ICE BofA US High Yield Index Option-Adjusted Spread (OAS) adalah sebuah indeks yang mengukur selisih imbal hasil ( yield spread ) antara obligasi korporasi non- investment grade ( junk bonds ) dan obligasi pemerintah AS ( Treasury ), dan disesuaikan dengan memperhitungkan fitur opsi seperti callable atau putable . Indeks ini mencerminkan premi risiko yang diminta investor untuk memegang obligasi dengan peringkat kredit rendah dibandingkan dengan obligasi pemerintah yang dianggap bebas risiko.
OAS digunakan untuk menilai kondisi pasar kredit. OAS rendah: Menunjukkan kepercayaan investor tinggi terhadap obligasi korporasi, dengan premi risiko yang rendah. OAS tinggi: Menunjukkan kekhawatiran pasar terhadap risiko kredit, sering terjadi selama periode ketidakstabilan ekonomi atau pasar.
Kenapa pakai yang high yield ? Biasanya obligasi high yield ini lebih sensitif dibanding yang investment grade . Selain itu jika ada tekanan di pasar keuangan atau resesi ekonomi, high yield lebih terdampak duluan ( default /gagal bayar). Jadi seperti garda terdepan jika ada perubahan kondisi ekonomi.
Kalau OAS naik, berarti investor minta kompensasi lebih tinggi karena:
Risiko kredit naik
Likuiditas makin jelek
Volatilitas pasar meningkat
Mengapa OAS Penting?
Indikator Risiko Kredit: OAS yang lebih tinggi menunjukkan meningkatnya persepsi risiko gagal bayar di pasar obligasi korporasi, yang dapat mencerminkan kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi atau pasar keuangan.
Barometer Sentimen Pasar: Perubahan OAS dapat mencerminkan perubahan dalam sentimen investor terhadap risiko dan kondisi likuiditas pasar.
Alat Prediktif: Kenaikan tajam dalam OAS sering kali mendahului periode tekanan keuangan atau resesi ekonomi.
Obligasi pemerintah yang dijadikan patokan ( benchmark ) dalam penghitungan Option-Adjusted Spread (OAS) tidak mengacu pada satu tenor tertentu saja, melainkan menggunakan kurva imbal hasil ( yield curve ) dari obligasi pemerintah AS sepanjang tenor yang relevan dengan obligasi yang dianalisis.
Lalu apa hubungannya dengan pasar saham?
Kenaikan HY OAS berarti pasar menuntut kompensasi risiko lebih besar untuk memegang obligasi junk/high yield → tanda stres keuangan atau risiko sistemik meningkat → pelaku pasar lari ke safe haven → pasar saham drop .
Di grafik saya telah menambahkan indikator MA 52 weekly , yang merupakan rata-rata pergerakan dalam 1 tahun terakhir. Terlihat ketika BAMLH0A0HYM2 menembus ke atas garis MA, hal tersebut diikuti atau diiringi dengan pasar saham (S&P500) yang terkoreksi.
Dengan begitu terdapat korelasi historis: HY OAS naik = tekanan ke pasar saham. MA 52 dari HY OAS bisa menjadi trigger signal atau konfirmasi peningkatan risiko.
Lalu kapan waktu yang tepat untuk masuk ke saham (S&P500)? Tunggu OAS HY menembus ke dan bergerak di bawah MA 52 weekly -nya.
Bagaimana menurutmu?
LQ 45 Berhasil Mencapai Support, Saatnya Rebound?LQ 45 dibuka gap down pada hari Selasa kemarin setelah tutup selama seminggu karena adanya libur lebaran. Penurunan yang terjadi membuat LQ45 berhasil mencapai support kuat yang dibentuk saat covid melanda tahun 2020.
Kenapa saya memakai LQ45? Ini dikarenakan menurut saya LQ45 lebih mencerminkan kondisi indeks yang sebenarnya dibanding IHSG. Kita tahu sendiri bahwasannya ada beberapa saham exotic yang ada di IHSG, yaitu yang berkapitalisasi besar namun memiliki PE yang sangat tinggi. Jadi untuk meng- exclude outlier tersebut, dipakailah LQ45.
Secara tren, LQ45 masih dalam fase downtend kuat. Terlihat dari harga yang bergerak di bawah EMA 50 dan 200 daily -nya. Jika kita hitung selisih atau spread antara EMA 200 dengan harga, saat ini jaraknya adalah sekitar -21%. Sangat ekstrim dibanding data statistik historisnya, dimana standar deviasi 2 nya berada di level -17%. Jika LQ45 bergerak di bawah EMA 200-nya, rata-rata jarak antara EMA 200 dengan harga adalah -6%. Jadi -21% vs -17% dan -6%, cukup ekstrim. Biasanya ketika dalam kondisi ekstrim seperti ini, diproyeksikan terdapat rebound dalam jangka pendek. Lalu bagaimana proyeksinya?
Best case : LQ45 rebound karena mencapai support + berada dalam kondisi ekstrim. Rebound yang terjadi berhasil menutup gap yang terbentuk dan bergerak berkonsolidasi di atas kotak biru.
Base/normal case : LQ45 rebound karena mencapai support + berada dalam kondisi ekstrim. Rebound yang terjadi berhasil menutup gap yang terbentuk namun gagal menembus ke atas kotak biru. LQ45 bergerak sideways di range 648-730.
Worst case : LQ45 rebound karena mencapai support + berada dalam kondisi ekstrim. Namun rebound yang terjadi gagal menutup gap yang terbentuk. LQ45 melanjutkan tren turunnya menuju support kuat ( low covid 2020) di level 566.
Jadi untuk saat ini wait & see dulu ya mengingat kondisi atau sentimen belum ada yang +ve atau mendukung LQ45 bergerak ke utara, kecuali ingin memanfaatkan momentuk jangka pendek ini.






















