Yield ID 10 Tahun, Lanjut Naik atau Berpeluang Koreksi?Dalam timeframe weekly , ID10Y berhasil mengkonfirmasi pola CnH dengan neckline di level kisaran 7.3-7.4%. Saat ini pergerakannya hampir mencapai area "galau" (fibo 123) dari target fibonaccinya di level 7.72%.
Jika dilihat dengan deviasi atas tren sejak tahun 2014, pergerakan yield saat ini sudah berada di luar range standar deviasi +2 atau dengan kata lain sangat jarang terjadi. Berdasarkan hukum distribusi normal (Kurva Lonceng), sekitar 95% dari total data akan selalu berada di dala
Obligasi Pemerintah
Apakah US10Y dapat mencapai 6.0% hingga 7.0%?Sep10, 2026. Meski Kemenkeu AS (US Treasury) sudah menjanjikan akan membeli hingga USD6 miliar, namun yield obligasi negara AS tenor 10 tahun (ticker: US10Y) semalam naik lebih dari 1%.
Kenaikan ini dipengaruhi oleh sentimen kenaikan sejak adanya triangle breaks out pada 20 Juli 2026 yaitu tembus keatas dari pola triangle di akhir Maret 2023 hingga Juli 2026. Pola ini, secara teoritis memberi target kenaikan yield ke sekitar 6.0%.
Namun, jika dalam pandangan yang lebih agresif, sejak akhir
[SRIUS] Interest Risk : Yield Indonesia 10Yr dan BI 7DRR RateSRIUS : Strategi Investasi Untuk Semua 260706
Melihat panel sebelah kiri, terdapat indikasi kuat bahwa Yield Indonesia 10Yr memiliki peluang untuk terus bergerak naik, sejalan dengan tren peningkatan BI 7DRR Rate. Jika kita mengamati lebih saksama, pergerakan garis suku bunga BI ini memperlihatkan karakteristik yang menyerupai pola Bullish Reversal. Apabila kita menganggap pola teknikal ini bersifat universal dan dapat diaplikasikan pada kebijakan moneter, ada probabilitas bahwa BI 7DRR Rate m
Weekly Macro Intermarket ReviewMarket minggu ini berada di fase selective risk-on, tetapi belum masuk full reflation. Equity masih mendapat bid, terutama Nasdaq, S&P, Russell, dan IHSG, sementara China, crypto, dan beberapa cyclicals global masih belum memberi konfirmasi penuh. Jadi struktur market lebih tepat dibaca sebagai rotasi selektif, bukan broad bull market.
Faktor utama yang masih menahan risk asset adalah real yield. US10Y berada di sekitar 4,48%, sementara 10Y TIPS masih tinggi di kisaran 2,18–2,21%. Selama real y
[SRIUS] Kebijakan Moneter : Fed Hawkish dan BI AgresifSRIUS : Strategi Investasi Untuk Semua 260619
FOMC Meeting pertama Kevin Warsh sebagai ketua The Fed mengindikasikan Warsh cenderung Hawkish, instead of Dovish, seperti harapan Trump. Warsh bahkan tidak memberikan estimasi Fed Rate di akhir tahun (berbeda dengan tradisi dari Ketua The Fed sebelumnya). Kami melihat Yield US 10Yr masih dalam Technical Correction dan Uptrend menuju 4.8% masih intact.
Untuk membatalkan Uptrend, kami ingin melihat Yield US 10Yr, TVC:US10Y ,turun di bawah 4.3%.
MACRO INSIGHT — WEEKLY MARKET MAP 8–14 June 2026
Market global masih bergerak dalam rezim yang kurang ideal untuk risk asset. Kombinasi US yield tinggi, real yield elevated, DXY bertahan di area psikologis 100, VIX mulai naik, dan harga energi tetap mahal membuat kondisi likuiditas global belum cukup longgar untuk mendukung broad risk-on.
Narasi utama minggu ini bukan sekadar inflasi tinggi, tetapi tekanan stagflationary: inflasi dan wage pressure masih sticky, sementara risk asset mulai menunjukkan tekanan pertumbuhan. Dalam kondisi seperti
[SRIUS] Indo Bond Yield : Short Term Yield Melanjutkan Tren NaikSRIUS : Strategi Investasi Untuk Semua 260606
Kenaikan Yield Indonesia 1Yr, 3Yr dan 5Yr membentuk Higher High dari sejak November 2025 mengindikasikan Investor khawatir akan kondisi ekonomi Indonesia dan juga mengindikasikan ekspektasi kenaikan suku bunga (BI 7DRR Rate) dalam waktu dekat.
BI 7DRR Rate sempat naik 0.5% menjadi 5.25% di pertengahan bulan Mei 2026 dan sempat diasumsikan kenaikan tersebut hanya temporari untuk menjaga Rupiah. Namun apabila ternyata inflasi bulan Mei 2026 pun naik
Teknikal Pasar Obligasi AS: Konvergensi Yield Menuju Target 5%Jika kita perhatikan pergerakan yield obligasi 5 tahun AS sejak awal 2022, terlihat jelas betapa agresifnya transisi pasar dari rezim suku bunga rendah menuju level yang lebih restriktif. Namun, setelah mencapai puncaknya di atas 4.6%, pasar mulai memasuki fase "kontemplasi". Secara teknis instrumen ini terjebak dalam pola Symmetrical Triangle yang sangat simetris. Pola ini mencerminkan sebuah kebuntuan antara para pelaku pasar yang bertaruh pada normalisasi ekonomi dan mereka yang masih khawati
SRIUS : Yield Indonesia 10Yr Menuju 6.6%SRIUS : Strategi Investasi Untuk Semua 260210
TVC:ID10Y telah Breakout Resistance di 6.3% dan sebelumnya terbentuk Failure Swing (gagal membentuk Lower Low dari sejak awal tahun 2025) antara 5.92% dan 6.08%.
Yield berpotensi naik menuju 6.6% yang merupakan salah satu Lower High.
Namun perlu diingat bahwa saat ini Indonesia sedang dalam Cut Rate Cycle dimana BI 7DRR Rate (4.75%) diperkirakan turun menuju 4.25% atau 2x Cut di tahun 2026 ini.
Cut Rate Cycle sangat mungkin untuk mendorong
The Great Divergence: Apakah Kita Sedang Di Ujung Tanduk?Sejarah sering kali tidak terulang persis, tapi ia sering kali berirama. Mari kita bedah anomali besar yang sedang terjadi di pasar global dan domestik per Januari 2026.
Sinyal "Un-Inverting" yang Menakutkan 🌀Perhatikan garis biru (US10Y-US02Y). Secara historis, krisis (2001 & 2008) justru meledak saat kurva ini kembali ke area positif setelah lama terbalik. Saat ini, spread sudah berada di +0,705%. Apakah ini "fase tenang" sebelum badai likuiditas menghantam?
Retaknya Fondasi Tenaga Kerja
SRIUS : Yield ID 10Yr Naik Sebagai Technical ReboundSRIUS : Yield ID 10Yr Naik Sebagai Technical Rebound
SRIUS : Strategi Investasi Untuk Semua 251112
Kenaikan Yield Indonesia 10Yr atau TVC:ID10Y dari sejak mid Okt'25 di 5.9% terindikasi sebagai Technical Rebound yang belum mengganggu Downtrend yang tengah terjadi. Bullish di pasar obligasi masih utuh sampai maksimal di 6.3%. Kenaikan Yield di atas level tersebut dapat mematahkan tren penurunan Yield dan membuka peluang Yield memasuki tren kenaikan (Bearish Market pada pasar obligasi).
Ka
US 10 Y akan Breakout bearish Trendline?salah satu Instrument Finansial yang paling sensitif dan menurut saya merupakan Leading Indikator terhadap perubahan suku bunga atau keputusan the FED adalah Bond Yield nya Amerika.Jika dilihat dari chart TF Daily ini terjadi kenaikan yang cukup signifikan di beberapa hari ini,apabila terjadi breakout dari bearish trendlinenya apakah ada kemungkinan besar The FED akan mempertahan atau malah menaikkan suku bunga?
Yield SUN 10Yr Breakout 6.38% Bukan Pertanda BaikYield SUN 10Yr Breakout Resistance dari Down Trendline di 6.38% dan hal ini menandakan akhir dari Downtrend dari sejak Oktober 2022. Akhir dari Downtrend berarti Bullish di pasar obligasi akan berakhir dan Bearish mungkin akan segera dimulai.
Masih ada harapan untuk tetap Bullish selama Yield tidak melewati level Resistance dari High di April 2022 yaitu di rentang 6.46% - 6.55%. Apabila terjadi Breakout Resistance tersebut, Yield berpotensi terus naik sampai Resistance berikut di 7%. Kenaikan m
SRIUS : Aset Paling Aman Di Dunia Kembali Diincar InvestorSRIUS : Aset Paling Aman Di Dunia Kembali Diincar Investor
SRIUS : Strategi Investasi Untuk Semua 251016
Obligasi negara AS alias US Treasury dianggap sebagai surat berharga yang paling aman di dunia keuangan. Investornya bukan hanya manusia dan perusahaan tapi juga negara.
Sejak awal tahun 2025, Yield US Treasury dengan tenor 10Yr ( TVC:US10Y ) terus turun yang artinya harga obligasinya naik terus. Dengan kata lain, Investor banyak membeli obligasi tersebut.
Padahal, Yield US Treasury 1
Divergence RSI pada IHSG dan Yield Indonesia 10YrPada IDX:COMPOSITE , kami melihat adanya Bearish Divergence pada RSI 14.
Di saat IHSG terus membentuk All Time High, RSI 14 yang awalnya di level 80, saat ini di level 70an.
Untuk TVC:ID10Y , kami melihat adanya Bullish Divergence pada RSI 14 yang mengindikasikan Yield dapat naik (yang berarti Bearish pada aset Obligasi).
Di saat Yield sebenarnya Rebound dari level yang sama di 6.3% (Support), RSI 14 membentuk level yang lebih tinggi (30 vs 40). Yield yang Rebound dari level Support di 6.3%
ID10Y Berada di Area Kritis, Bagaimana Proyeksi ke Depannya?Dalam timeframe weekly , ID10Y saat ini masih berada di area kritis. Area kritis di sini adalah neckline dari pola cup & handle yang berada di level 7.2%. Jika level tersebut berhasil ditembus dan ID10Y berkonsolidasi sehat di atasnya, terbuka ruang kenaikan yang lebih tinggi lagi. Penembusan tersebut juga mengkonfirmasi pola CnH yang ada. Konfirmasi pola inverted cup and handle membuka ruang untuk tren naik yang cukup tajam
Target teknikal berdasarkan Fibonacci, ID10Y bisa menuju 7.5% –
US03MY, Sebuah Indikator "Leading" untuk FFR (Fed Rate)Penentuan suku bunga oleh The Fed biasanya dilakukan saat FOMC ( Federal Open Market Committee ) meeting . FOMC selanjutnya bakal dilaksanakan hari Kamis tanggal 8 Mei jam 1 dini hari WIB atau sekitar 29 hari lagi.
Lalu kira-kira, The Fed bakal potong suku bunga gak ya?🤔
Nah cara gampang untuk liat apakah bakal cut atau hold adalah dengan melihat imbal hasil atau yield obligasi pemerintah US bertenor 3 bulan. Kode di TradingView adalah US03MY. Biasanya yield tersebut leading sekitar
ID10Y: cenderung turun ke arah 6,85-6,75- Setelah terjadi rejection kuat dari trendline pola sejak Oct2018, yield SUN benchmark tenor 10 tahun cenderung turun ke arah 6,85-6,75.
- Area 6,85-6,75 ini adalah area support trendline pola upchannel Aug2024-Apr2025.
- Jika yield masih alami penurunan hingga kebawah level 6,85-6,75 ini, maka selanjutnya potensi penurunan ke 6,55-6,4.
- Sentimen akan berbalik arah jika terjadi kenaikan yield diatas 7,1 bahkan diatas 7,32.
M. Alfatih, CFTe, CTA, CTAD, CSA, CIB
Samuel Sekuritas
ID10Y-US10Y: Selisih yield SUN vs UST mengecil- Yield spread antara Obligasi SUN vs US Treasury tenor 10 tahun cenderung mengecil setelah terjadi rejection dari resistance 3.109, jarak yield terbesar sejak Mei2023.
- Kecenderungan ini menunjukkan potensi lebih cepatnya yield SUN turun dibanding UST, dalam beberapa minggu yang akan datang.
- Selisih yield SUN vs UST dalam dua tahun terakhir sebenarnya cenderung flat antara 2.2-3.1.
- Sentimen positif untuk Obligasi Indonesia ini, akan terancam jika spread naik di atas 3.109.
M. Alfatih
US10Y: Pola Head & Shoulders- Yield US Treasury (US10Y) sejak Aug2024-Apr2025 membentuk pola Head & Shoulders.
- Penurunan mempunyai target penurunan teoritis ke sekitar 3.6%, dengan kemungkinan pullback jangka pendek ke 4.15%.
- Arah selanjutnya tergantung reaksi market di 3.6% atau di 4.15%. Jika market tembus ke bawah 3.6%, maka kemungkinan penurunan selanjutnya ke 3.43%
US 10year bond created new high ? dilihat dari structure US BOND telah membuat New High, lepas dari fase down trendnya yg sangat lama. akan kah ini signal pertanda adanya kenaikan suku bunga US yg berimbas kepada seluruh ekonomi global ?
-hanya analisa pribadi, silahkan kaji ulang sesuai analisis masing-masing
Inflasi US terjaga, Suku Bunga Menurun - US 10YJika US 10Y mampu membentuk lower high kembali maka potensi melanjutkan penurunan setidaknya menuju moving averagenya dan jangka panjang turun hingga 1,7% saja.
Akankah kebijakan suku bunga murah era kepemimpinan trump menarik untuk inflasi dan suku bunga.
ANALISIS US YIELD 10 YEARSUS 10Y saat ini mengalami pelemahan dikarenakan data inflasi US yang cenderung menurun. Jika secara teknikal, terdapat celah (GAP) pada chart US 10Y di tanggal 25 September 2023 hal ini terlihat jelas pada time frame 4H. Maka, besar kemungkinan dalam waktu dekat celah Yield di 4.43% - 4.45% ini akan tertutup.
US10YImbal hasil (yield) obligasi Treasury AS bertenor 10-tahun naik melampaui angka 4,3%, mendekati level tertinggi dalam 15-tahun sebesar 4,34% yang dicapai pada tanggal 22 Agustus karena bukti lebih lanjut mengenai ketahanan perekonomian AS memperkuat spekulasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan biaya pinjaman membatasi untuk jangka waktu yang lama. Inflasi produsen di Amerika Serikat jauh melampaui ekspektasi pada bulan Agustus, sehingga memperbesar laporan CPI yang lebih tinggi dari perki























