• Produk
  • Komunitas
  • Pasar
  • Broker
  • Lebih lanjut
Mulai
  • Pasar
  • /Indonesia
  • /Saham
  • /Ide-Ide
TRICK : AUTO Dalam Uptrend Channel DAN Bullish ReversalTRICK : T.R.A.I.L Stock Pick 251202 IDX:AUTO berada dalam Uptrend Channel dari sejak April 2025. Di level tersebut, AUTO pun membentuk Flat Low (instead of Lower Low, melanjutkan Downtrend dari sejak Agustus 2023 dari Rp3,620) yang berarti ada indikasi Bullish Reversal (Double Bottom?). Pola tersebut pun mendekati tahap akhir dimana AUTO sedang Break Out Resistance di Rp2,700an untuk mengonfirmasi pola dan mengawali Uptrend menuju target di Rp3,600 (lagi). Penurunan dari sejak Rp2,700 di awal November 2025 pun terindikasi sebagai Technical Correction (dengan batas maksimum di Rp2,400an atau Support dari Uptrend Channel tersebut). Pola Bullish Reversal terancam batal apabila terjadi Breakdown di bawah Rp2,400an. Berikut kata A.R.I.S : AUTO menunjukkan ketahanan kinerja yang solid ("Defying Gravity") di tengah pelemahan pasar mobil domestik. Perusahaan berhasil menyeimbangkan portofolionya dengan mengandalkan pasar ekspor yang kuat dan segmen roda dua (2W) yang resilien. Selain itu, inisiatif diversifikasi ke sektor non-otomotif (kesehatan) dan komponen kendaraan listrik (EV) menjadi katalis pertumbuhan jangka panjang yang menarik. 1. Kinerja Keuangan Terkini (9M25) Berdasarkan pembaruan terbaru (November 2025): Laba Bersih: Mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 15% YoY menjadi Rp1,3 triliun pada 9M25 (Sembilan bulan pertama 2025). Pendorong Utama: Peningkatan kontribusi dari seluruh segmen bisnis, baik manufaktur maupun perdagangan, serta pendapatan dari entitas asosiasi yang solid. 2. Outlook & Strategi Bisnis Berdasarkan analisis mendalam dari laporan "Company Focus" (Oktober 2025): Bantalan dari Ekspor & Pasar 2W: Meskipun penjualan mobil (4W) domestik melambat, AUTO terlindungi oleh kenaikan ekspor 4W (naik +12,2% YTD hingga Agustus) dan volume penjualan motor (2W) yang stabil. Ekspor kini menjadi pendorong pertumbuhan utama, menyumbang porsi signifikan dari produksi mobil nasional. Ekspansi Bisnis Baru (Diversifikasi): Alat Kesehatan (Healthcare): AUTO sedang agresif memperluas divisi peralatan medisnya (saat ini memiliki 100+ SKU). Targetnya adalah pertumbuhan organik 10–15% per tahun, dengan visi kontribusi pendapatan mencapai ~5% dari total grup dalam lima tahun ke depan. Komponen EV: Perusahaan terus meningkatkan portofolio komponen kendaraan listrik (EV), didukung oleh regulasi konten lokal (TKDN) yang ditargetkan naik dari ~40% di 2026 menjadi ~80% di 2030. Strategi Hilir (Trading): Fokus pada pengembangan saluran penjualan milik sendiri (owned channels) seperti Shop&Drive dan Astra Otoservice, dengan target pembukaan 30–40 gerai baru per tahun.
IDX:AUTOPembelian
oleh mmdcharts
Diupdate
INET Menguji Swing Low Sebelum Lanjut Naik ke 5901. Sebelumnya mengalami tren turun setelah terbentuk pola bearish inverted cup & handle. 2. Namun kini saham ini berhasil berkonsolidasi di sekitar area swing dan terbentuk setup awal bullish, yaitu harga flat yang juga diiringi dengan support yang naik. 3. Trend optimizer yang berubah warna dari merah ke putih mengindikasikan saham ini berada dalam fase bottom reversal. 4. Selama mampu bergerak di atas support fraktal 387, INET berpotensi untuk masuk ke tren bullish dengan target kenaikan hingga ke level 474 dan 590 Technical Idea: 1. Potensi bullish selama bisa bergerak di atas 362-400. 2. Stop loss level di support fraktal 362. Downside risk sebesar ±10% Disclaimer ON #SahamJagoan #DisimpanMakinCuan
IDX:INETPembelian
oleh galerisaham
PTBA Potensi Menuju 3050 Jika Area Ini Terpenuhi1. Sebelumnya PTBA sudah berada dalam tren naik jangka pendeknya, namun sentimen MSCI membuatnya break support. 2. Saat ini PTBA berkonsolidasi sehat di area swing high-nya dan diiringi dengan support fraktal yang naik kembali mengindikasikan momentum bullish yang dominan. 3. Selama mampu bergerak di atas support, PTBA berpeluang kembali berada dalam tren bullish dengan potensi kenaikan hingga ke level 2780 dan 3050. Technical Idea: 1. Potensi bullish selama bisa bergerak di atas 2530-2650. 2. Stop loss level di support fraktal 2530. Downside risk sebesar ±5% WT: PTBAZPCU6A (3.2x) Disclaimer ON #SahamJagoan #DisimpanMakinCuan
IDX:PTBAPembelian
oleh galerisaham
NICL: Konsolidasi Untuk lanjut ke 1590?1. Sebelumnya mengalami penurunan yang cukup tajam. 2. Penurunan tersebut membuat NICL mencapai area swing low 1020 dan rebound lalu konsolidasi sehat. 3. Konsolidasi yang terjadi diiringi dengan support fraktal yang naik kembali mengindikasikan adanya buyer yang dominan. 4. Cermati support fractal NICL di 1115. Selama mampu bertahan di atas area ini, NICL berpeluang kembali berada dalam tren bullish dengan potensi kenaikan hingga ke level 1325 dan 1590. Technical idea: 1. Masih ada Potensi bullish jika break resisten fraktal 1185. 2. Stoploss level di support fractal 1115. Downside risk sebesar ±10% Disclaimer ON #SahamJagoan #DisimpanMakinCuan
IDX:NICLPembelian
oleh galerisaham
BRMS: Masih Ada Potensi Lanjut ke 1385, Cermati1. Sebelumnya BRMS sudah berada dalam tren naik jangka pendeknya, namun sentimen MSCI membuatnya break support. 2. Saat ini BRMS berkonsolidasi sehat di area swing high-nya dan diiringi dengan support fraktal yang naik kembali mengindikasikan adanya buyer yang dominan. 3. Cermati level resisten fractal 1120. Jika level resisten fractalnya kembali ditembus, BRMS berpeluang kembali berada dalam tren bullish dengan potensi kenaikan hingga 1385. 4. Jika trend optimizer bisa berubah warna menjadi putih, hal tersebut makin menegaskan bahwa saham ini sedang berada dalam fase bottom reversal Technical idea: 1. Potensi bullish jika break resisten fraktal 1120. 2. Stop loss level di support fraktal 1035. Downside risk sebesar ±8. WT: BRMSDRCN6A (3.0x) Disclaimer ON #SahamJagoan #DisimpanMakinCuan
IDX:BRMSPembelian
oleh galerisaham
BBNI: Jika Koreksi, Cermati Area Swing Low KuatBBNI saat ini kembali break support. Cermati saja, jika BBNI tidak mampu bertahan di atas support 4460, saham ini masih ada potensi untuk bergerak turun dengan target penurunan selanjutnya berada di area swing low 4170. Area swing low ini merupakan level support kuat. Jika mencapai area ini, biasanya ada potensi technical rebound. Ini menjadi peluang bagi Anda yang ingin swing trading di saham ini. Trading plan: Swing trading. - Buy on weakness di area swing low 4170. - Sell on strength jika berhasil rebound mendekati atau mencapai swing high 4570. - Stoploss jika dalam beberapa hari saham ini gagal bertahan di atas swing low 4170. Disclaimer ON #SahamJagoan #SatuMingguProfit
IDX:BBNIPembelian
oleh galerisaham
Sinyal Kuat Muncul! BULL Tinggal Tunggu Pemicu!Trading langsung melalui TradingView x STAR! BULL: Teknikal (Daily): ■ Harga Penutupan: Rp 510 ■ BUY : Rp 430 - 530 ■ Target : Rp 885 ■ Stop : Rp <422 BULL Telah Breakout dari Resistance Area 510-530 dan memiliki potensi rally lanjutan break 685! dengan target di Fibonnaci 1.618 di 885! __ Dengan akses langsung ke pasar melalui Direct Market Access (DMA), kamu bisa mengelola portofolio sahammu tanpa hambatan. Maksimalkan trading-mu tanpa biaya tambahan, analisis lebih akurat dan lebih cepat langsung dari TradingView x STAR by Samuel Sekuritas Indonesia! Follow kami untuk rekomendasi saham terbaik dari senior chartist Samuel Sekuritas Indonesia melalui id.tradingview.com Jika Anda memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk menuliskannya kepada kami di kolom komentar di bawah. "Your Livelong Investment Partner" PT Samuel Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
IDX:BULLPembelian
oleh Samuel Sekuritas
TRICK : ACES Membentuk Bottoming (Lagi)?TRICK : T.R.A.I.L Stock Pick Penurunan IDX:ACES telah terjadi dari sejak Juli 2025 dengan volatilitas yang semakin kecil. Standard Deviation pun terus turun dan secara natural, pada satu poin, akan ada pergerakan atau volatilitas seperti teori pada Bollinger Band (Squeeze). Salah satu penyebabnya adalah pada penjualan bulanan di toko Ace Hardware, diumumkan bahwa : Pemulihan SSSG Pertama: ACES membukukan Same Store Sales Growth (SSSG) positif pertama sebesar +1% pada Januari 2026, setelah pelemahan selama sembilan bulan berturut-turut. Total penjualan di bulan tersebut mencapai IDR775 miliar (+7% Year-on-Year / YoY). Kinerja Regional: Pemulihan SSSG dipimpin oleh Jakarta (+7% YoY) dan diikuti oleh Jawa di luar Jakarta (+2% YoY). Wilayah luar Jawa (ex-Java) tetap negatif (-3% YoY), yang diperkirakan akibat gangguan sementara dari banjir/tanah longsor di Sumatra dan dilusi trafik dari ekspansi gerai yang agresif. Meskipun demikian, secara nominal, penjualan di luar Jawa masih tumbuh +8% YoY. Momentum Konsumen: Manajemen mencatat peningkatan jumlah kunjungan (footfall) dan tingkat konversi di gerai-gerai selama Januari, mengindikasikan momentum belanja konsumen yang lebih sehat. Tidak ada pembukaan atau penutupan gerai selama bulan Januari 2026. Data ini berpotensi mendorong kinerja Pendapatan (Revenue) dan tentunya Laba Bersih (Net Income) ACES pada 4Q25 atau setidaknya di 1Q26. Meskipun masih dalam jangka menengah - panjang, menggunakan Monthly Chart, kami melihat adanay Bullish Divergence dimana harga ACES cenderung membentuk Flat Low sementara RSI membentuk Higger High. -- Perhatian! Kami tidak memantau perkembangan pergerakan aset ini sehingga kami sangat mungkin akan telat untuk Menutup Posisi. Kami memang tidak memberikan rekomendasi. Apa yang kami sampaikan adalah analisis serta kontrol internal dan bukan ditulis untuk diikuti.
IDX:ACESPembelian
oleh mmdcharts
BRIS .. Ada PergerakkanWalau penutupan di weekly baru nanti sore, dan harapannya bisa close di atas 2430. Ada pergerakkan buyers. Secara struktur masih dalam struktur aman. Masuk tipis-tipis untuk risk management, karena cukup jauh invalid long nya. Bukan financial advice. Trade with your own decision. DYOR
IDX:BRISPembelian
oleh Gui-YW
Skenario WIFI Hari Ini 200226Jika dilihat dari penutupan kemarin, cukup memberikan RR ratio yang baik untuk hari ini.. Risk terlihat cukup jauh sekitar 8%-an. Diakalin dengan melakukan averaging ke bawah. Target di sekitar 5-10%-an. Jika penutupan weekly di sore nanti cukup baik, bisa lanjut lagi. Tapi untuk saat ini bermain aman scalping an dulu. Bukan financial advice. Hanya bahan edukasi. Trade with your own decision DYOR
IDX:WIFIPembelian
oleh Gui-YW
ARCIIDX:ARCI menarik mulai membentuk struktur higher low Trading plan Buy area : 1650–1720 Stop loss : <1550 TP1: 2120 TP2: 2290 TP3 : 2500 Disclaimer : Seluruh informasi dan analisa yang disajikan bersifat refrensi bukan ajakan beli atau jual. Analis tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbulkan dari tindakan yang diambil berdasarkan informasi ini. Pastikan untuk selalu melakukan riset independen sebelum membuah keputusan investasi.
IDX:ARCIPembelian
oleh Chiko_Investasi
NICLIDX:NICL berhasil breakout dari 1235 dan diikuti dengan kenaikan volume. Indikator stochastic mulai golden cross. Trading plan Buy area : 1180–1250 Stop loss : <1100 TP1 : 1590 TP2 : 2010 (butuh volume besar) TP3 : 2290 (butuh volume besar) Disclaimer : Seluruh informasi dan analisa yang disajikan bersifat refrensi bukan ajakan beli atau jual. Analis tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbulkan dari tindakan yang diambil berdasarkan informasi ini. Pastikan untuk selalu melakukan riset independen sebelum membuah keputusan investasi.
IDX:NICLPembelian
oleh Chiko_Investasi
Outlook NICL - Potential rebound retest Supply Zone *NFA1. Pola Grafik: Ascending Triangle Harga saat ini sedang membentuk pola Ascending Triangle (segitiga menanjak) yang ditandai dengan garis resistance horizontal di area 1.255 - 1.280 dan garis tren support yang miring ke atas. • Interpretasi: Pola ini bersifat bullish continuation. Pembeli (bulls) terlihat semakin agresif karena setiap kali harga turun, mereka membeli di harga yang lebih tinggi dari sebelumnya (higher lows). 2. Area Support dan Resistance Penting • Demand Zone (915 - 1.025): Ini adalah benteng pertahanan utama. Jika harga jatuh ke sini, biasanya akan ada akumulasi besar. • Support Terdekat: Garis tren putih dan level psikologis di 1.145. • Supply Zone (1.405 - 1.530): Ini adalah target kenaikan terdekat. Area ini bertepatan dengan level Fibonacci Retracement 0.5 (1.405) dan 0.618 (1.530). Biasanya, di area ini harga akan mengalami tekanan jual atau konsolidasi ulang. 3. Volume Profile (Sisi Kanan) Batang biru/abu-abu di sisi kanan menunjukkan volume transaksi terbesar berada di sekitar level 1.085. • Analisis: Karena harga saat ini (1.255) berada di atas area volume tinggi tersebut, level 1.085 berfungsi sebagai "lantai" yang sangat kuat. Selama NICL tidak jebol di bawah level ini, tren jangka menengah masih cenderung aman. 4. Sinyal Supertrend Terdapat indikator Supertrend di angka 1.465. Jika harga berhasil menembus dan bertahan di atas level tersebut, sinyal buy yang lebih kuat akan terkonfirmasi secara sistemik. Kesimpulan & Skenario • Skenario Bullish: Jika NICL mampu breakout (menembus) angka 1.280 dengan volume yang tinggi, target selanjutnya adalah Supply Zone di kisaran 1.400 - 1.500. Panah biru di chart kamu sudah mengarah ke sana. • Skenario Bearish: Jika gagal menembus resistance dan malah jebol di bawah garis tren putih, harga kemungkinan akan melakukan retest ke area 1.145 atau bahkan kembali ke area volume profil di 1.085. Catatan: Hari ini harga naik signifikan (+9.61%), yang menunjukkan momentum sedang kuat. Namun, waspadai aksi profit taking jika harga tertahan di area resistance 1.280.
IDX:NICL
oleh pamun6kas
11
Outlook DEWA - Potential Pullback retest Demand Zone? *NFA1. Tren Utama dan Resisten Saat ini, DEWA sedang berada dalam fase downtrend jangka menengah setelah mencapai puncaknya di area 880 pada awal tahun. • Trendline Deskenden: Ada garis tren menurun (garis putih solid) yang saat ini menjadi penghalang utama. Harga terakhir berada di 640, tepat menyentuh atau berada sedikit di bawah garis tren tersebut. • Supertrend: Indikator Supertrend (garis biru di atas harga) berada di level 685. Selama harga belum mampu menembus dan bertahan di atas 685, sinyal "Sell" atau tren bearish secara sistem masih mendominasi. 2. Area Support dan Demand Chart ini mengidentifikasi area beli yang cukup kuat di bagian bawah: • Demand Zone (462 - 482): Ini adalah area "lantai" di mana pembeli sebelumnya masuk dengan masif. Jika harga terkoreksi tajam, area ini adalah benteng pertahanan terakhir. • Fibonacci Retracement: * 0.618 (545): Level support psikologis pertama jika terjadi rejection. • 0.706 (510) & 0.79 (478): Level diskon yang lebih dalam, berhimpitan dengan Demand Zone. 3. Interpretasi "Panah Putih" (Skenario Bearish) Panah lengkung putih yang mengarah ke bawah menunjukkan ekspektasi atau antisipasi terjadinya rejection (penolakan). • Analisisnya: Harga mencoba menembus trendline tapi belum memiliki momentum yang cukup kuat. Jika hari-hari berikutnya harga gagal ditutup di atas 650-660, kemungkinan besar DEWA akan "terpental" turun kembali menuju level 545 atau bahkan 510 untuk mencari pijakan baru. 4. Kesimpulan Strategi • Skenario Konfirmasi (Wait and See): Jika kamu ingin masuk, tunggu harga breakout dan close di atas garis tren (sekitar >650) dengan volume yang tinggi. Target berikutnya adalah level Supertrend di 685. • Skenario Rebound (Buy on Weakness): Jika harga mengikuti arah panah putih, kamu bisa menunggu di area support Fibonacci atau di Demand Zone (462-482) untuk mendapatkan harga yang lebih murah dengan risiko yang lebih terukur. Catatan: Analisis ini bersifat teknikal berdasarkan data pada gambar. Selalu perhatikan sentimen pasar dan berita fundamental terkait emiten DEWA.
IDX:DEWA
oleh pamun6kas
ANTAM Februari 2026Melihat daily chart ANTM, saat ini ada sedikit kenaikan karena posisi ada di wave (B), namun perlu hati-hati karena masih ada koreksi wave (C) setelahnya.
IDX:ANTM
oleh im_ekay
PTBA Februari 2026Melihat weekly chart PTBA, meski ada kenaikan namun perlu diperhatikan saat ini posisi masih berada di wave c.
IDX:PTBA
oleh im_ekay
ADRO Februari 2026Melihat weekly chart ADRO, saat ini mulai ada angin segar namun masih belum mampu menembus resistance 2430.
IDX:ADRO
oleh im_ekay
MNCN Februari 2026Melihat weekly chart MNCN, masih belum ada perkembangan sama sekali.
IDX:MNCN
oleh im_ekay
WIIM Potensi Menuju 2850, Cermati1. WIIM terbentuk support fraktal baru yang lebih tinggi di level 1900. 2. support fraktal yang naik kembali mengindikasikan adanya buyer yang dominan. 3. Saat ini sedang berkonsolidasi di area swing kuatnya. 4. Selama mampu bergerak di atas S, ada peluang WIIM naik lebih tinggi lagi dengan potensi kenaikan hingga 2260 dan 2850. Trading plan: 1. Buy di range 1900-2080 dengan entry risk ±9% 2. Stoploss jika break S 1900 3. Perhatikan kembali likuiditasnya, ada potensi transaksi tidak seluruhnya match. Disclaimer ON #SahamJagoan #DisimpanMakinCuan
IDX:WIIMPembelian
oleh galerisaham
Outlook ADMR - Tunggu di Area Order Block? *NFA1. Struktur Tren: Sedang "Terjepit" ADMR saat ini berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami kenaikan masif di awal tahun. Harga sekarang sedang menguji garis tren menurun (descending trendline) berwarna putih yang ditarik dari puncak di area 2.300-an. • Skenario Breakout: Harga sedang berada tepat di bawah garis tren tersebut. Jika ADMR mampu menembus dan bertahan di atas 2.060, ini adalah sinyal awal pembalikan arah menuju kenaikan (bullish reversal). • Skenario Rejeksi: Jika gagal menembus, harga berpotensi kembali menguji level-level Fibonacci di bawahnya. 2. Level Fibonacci dan Order Block Chart ini menunjukkan penggunaan Fibonacci Retracement yang sangat rapi untuk melihat titik pantul: • Golden Ratio (1.830): Perhatikan bagaimana harga memantul kuat tepat di area Fibonacci 0,618 (1.830). Ini mengonfirmasi bahwa area tersebut adalah level support yang sangat kuat saat ini. • Support Terdekat: Level 1.875 (0,5 Fibonacci) dan area 1.980 yang baru saja dilewati kini berfungsi sebagai penyangga jangka pendek. • Extreme Order Block (1.705 - 1.780): Ini adalah "benteng pertahanan terakhir". Jika harga jatuh ke sini, ini biasanya dianggap sebagai area diskon besar oleh para institusi. 3. Indikator Supertrend & Volume • Supertrend (2.095): Garis biru di atas harga menunjukkan bahwa secara sistematis, tren ADMR di timeframe 4H masih dianggap downward (menurun) hingga harga mampu ditutup di atas 2.095. • Volume (13,77M): Volume perdagangan cukup solid, namun kita butuh lonjakan volume hijau yang lebih besar untuk benar-benar mengonfirmasi penembusan garis resistensi diagonal tersebut. Kesimpulan: ADMR sedang berada di persimpangan jalan. Posisi harga di 2.020 sangat dekat dengan resistance. Langkah paling bijak adalah menunggu konfirmasi closing candle di atas garis putih (sekitar 2.060) atau di atas Supertrend (2.095) sebelum melakukan entry besar.
IDX:ADMR
oleh pamun6kas
Outlook SRTG - Potential retest Extreem Order Block? *NFABerdasarkan chart 4 jam (4H) untuk SRTG (PT Saratoga Investama Sedaya Tbk) yang kamu unggah, berikut adalah interpretasi dan analisis teknikalnya secara mendalam: 1. Struktur Tren dan Price Action Saat ini SRTG sedang berada di fase krusial. Setelah mengalami penurunan dari puncak di area 2.020, harga membentuk pola Lower Highs yang dihubungkan oleh garis tren menurun (garis putih diagonal). • Kondisi Saat Ini: Harga sedang mencoba melakukan breakout (penembusan) terhadap garis resistensi tren menurun tersebut. • Konfirmasi: Candle terakhir terlihat cukup kuat (bullish) dan sedang menguji level psikologis di sekitar 1.845 - 1.850. 2. Level Support dan Resistensi Penting Analisis ini menggunakan kombinasi Fibonacci dan Order Block untuk memetakan area beli dan jual: • Extreme Order Block (1.560 - 1.600): Ini adalah zona permintaan (demand) yang sangat kuat. Jika harga jatuh ke sini, biasanya akan terjadi pantulan besar karena banyak "uang besar" yang mengantre di area ini. • Golden Ratio Fibonacci (0,618): Harga sebelumnya berhasil memantul tepat di level 1.670. Ini adalah sinyal positif karena menunjukkan bahwa koreksi yang terjadi masih dalam batas wajar untuk melanjutkan tren naik (uptrend). • Resistensi Dinamis (Supertrend): Indikator Supertrend berada di angka 1.866. Selama harga masih di bawah angka ini, tren jangka pendek secara sistematis masih dianggap sideways cenderung turun. 3. Analisis Indikator • Volume: Tercatat volume sebesar 2,9M. Untuk menembus garis resistensi putih tersebut dengan valid, kita butuh lonjakan volume yang lebih tinggi dari rata-rata sebelumnya. • Fibonacci Retracement: Pantulan dari level 0,5 (1.705) dan 0,618 (1.670) menunjukkan bahwa pembeli mulai dominan kembali di harga bawah.
IDX:SRTG
oleh pamun6kas
MBMAMBMA berhasil breakout resisten 750. Secara struktur masih di dalam struktur uptrend. Trading plan Buy area 750 - 780 Stoploss <700 TP1 : 860 TP2 : 945 TP3 : 1055
IDX:MBMAPembelian
oleh Chiko_Investasi
ADMR di area konsolidasiADMR secara struktur masih di dalam trend naiknya dan sedang konsolidasi. Trading plan Buy area : 1860 - 1970 Support : 1690 TP1 : 2150 TP2 : 2320 TP3 : 2490
IDX:ADMRPembelian
oleh Chiko_Investasi
112233445566778899101011111212131314141515161617171818191920202121222223232424252526262727282829293030313132323333343435353636373738383939404041414242
…999999

Dibuat oleh manusia

Data pasar tertentu disediakan oleh ICE Data Services. Data referensi tertentu disediakan oleh FactSet. Hak Cipta © 2026 FactSet Research Systems Inc.Hak Cipta © 2026, American Bankers Association. Basis data CUSIP disediakan oleh FactSet Research Systems Inc. Seluruh hak dilindungi. Dokumen SEC dan dokumen lainnya disediakan oleh Quartr.© 2026 TradingView, Inc.

Lebih dari sekadar produk
  • Superchart
Penyaring
  • Saham
  • ETF
  • Obligasi
  • Koin crypto
  • Pasangan CEX
  • Pasangan DEX
  • Pine
Heatmap
  • Saham
  • ETF
  • Koin crypto
Kalender
  • Ekonomi
  • Perolehan
  • Dividen
  • IPO
Produk lainnya
  • Aliran berita
  • Portofolio
  • Grafik Fundamental
  • Kurva Imbal Hasil
  • Options
  • Peta Makro
  • Skrip Pine®
Aplikasi
  • Mobile
  • Desktop
Komunitas
  • Jejaring sosial
  • Tembok Cinta
  • Refer teman
  • Tata Tertib
  • Moderator
Ide-Ide
  • Trading
  • Edukasi
  • Pilihan editor
Skrip Pine
  • Indikator & strategi
  • Wizard
  • Freelancer
  • Paid Space
Peralatan & langganan
  • Fitur-fitur
  • Harga Akun
  • Data pasar
  • Paket hadiah
Trading
  • Ikhtisar
  • Broker
  • Perbandingan broker
  • The Leap
Penawaran spesial
  • Kontrak berjangka CME Group
  • Kontrak berjangka Eurex
  • Bundel saham AS
Tentang perusahaan
  • Tentang kami
  • Misi luar angksa
  • Blog
  • Pusat Bantuan
  • Karir
  • Media kit
Merchandise
  • Toko TradingView
  • Kartu tarot untuk trader
  • C63 TradeTime
Kebijakan & keamanan
  • Syarat penggunaan
  • Pernyataan Penyangkalan
  • Kebijakan Privasi
  • Kebijakan Cookie
  • Pernyataan Aksesibilitas
  • Tips keamanan
  • Program Pencari Bug
  • Halaman status
Solusi bisnis
  • Widget
  • Perpustakaan charting
  • Lightweight Charts™
  • Advanced Chart
  • Platform Trading
Peluang pertumbuhan
  • Periklanan
  • Integrasi broker
  • Program partner
  • Program Edukasi
Komunitas
  • Jejaring sosial
  • Tembok Cinta
  • Refer teman
  • Tata Tertib
  • Moderator
Ide-Ide
  • Trading
  • Edukasi
  • Pilihan editor
Skrip Pine
  • Indikator & strategi
  • Wizard
  • Freelancer
  • Paid Space
Solusi bisnis
  • Widget
  • Perpustakaan charting
  • Lightweight Charts™
  • Advanced Chart
  • Platform Trading
Peluang pertumbuhan
  • Periklanan
  • Integrasi broker
  • Program partner
  • Program Edukasi
Look FirstLook First