Trading Plan PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI)Harga berada di area 200 setelah membentuk base di area support kuat, dengan potensi rebound selama bertahan di atas 175; peluang kenaikan menuju 226 (±13%) masih terbuka. Volume mulai stabil setelah fase penurunan yang menunjukkan tekanan jual mulai mereda, sementara Stochastic mengarah naik dari area bawah ke netral sebagai indikasi awal momentum bullish. Entry ideal di 195–200 (buy on weakness), stop loss di bawah 175, target 226. Setup: support rebound / early reversal.
Disclaimer: hanya un
Trading Plan PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET)Harga berada di area 262 setelah membentuk pola higher low (potensi reversal) di area support, dengan peluang kenaikan menuju 324 (±23%) selama tidak breakdown di bawah 224. Volume mulai meningkat saat fase rebound yang mengindikasikan adanya akumulasi, sementara Stochastic mengarah naik di area netral sebagai konfirmasi momentum bullish lanjutan. Entry ideal di 255–262 (buy on weakness), stop loss di bawah 224, target 324. Setup: reversal structure / higher low continuation.
Disclaimer: hanya
Trading Plan PT Darma Henwa Tbk (DEWA)Harga berada di area 448 setelah membentuk higher low di area 440, mengindikasikan potensi rebound selama support 404 tetap terjaga; peluang kenaikan menuju 500 (±13%) masih terbuka. Volume mulai meningkat saat fase kenaikan terakhir yang menunjukkan adanya akumulasi, sementara Stochastic mulai berbalik naik dari area oversold sebagai sinyal awal momentum bullish. Entry ideal di 440–450 (buy on weakness), stop loss di bawah 404, target 500. Setup: rebound + higher low / early trend reversal.
Di
TRICK : PTBA Menutup Dividend GapTRICK : T.R.A.I.L Stock Pick 260330
Pada tahun 2023, PTBA membagikan Dividend sebesar Rp1,094.05 atau dengan Dividend Yield sebesar 29.7% dari harga saat Cum Date di Rp3,680.
Pada Ex Date, harga saham PTBA turun ke Rp3,150 lalu Rp2,680 di akhir Juni 2023.
Sampai saat ini, PTBA bergerak di rentang Rp2,200 - Rp3,200an. Masih ada Unclosed Windows (Dividend Gap) di area Rp3,180 - Rp3,680.
Kami menilai peluang PTBA untuk Breakout Rp3,200 saat ini cukup besar karena berdasarkan Triple Screen, Mon
BBRITerlihat mengalami koreksi cukup dalam, mengambil profit taking, saat ini akan mencoba turun dulu sampai area rectangle
Beberapa faktor yang memungkinkan turun
1. Risiko UMKM lebih tinggi
2. Lagi fase “beresin kredit lama”
3. Sentimen negatif (Fitch outlook)
4. Market takut NPL naik
5. Valuasi sedang didiskon
Wait n see untuk melakukan pembelian
Disclaimer ON
POTENSI MELANJUTKAN KENAIKAN KE AREA RESISTEN PADA RAJA IJ(RAJA IJ) Dari pergerakan harga pada grafik D1 saat ini berpotensi terjadinya kenaikan, yang didukung dengan adanya potensi rejeksi pada area suport dan pergerakan indikator momentum mengarah ke atas di area netral, karenanya harga berpotensi terjadinya kenaikan menuju area target di Rp5.200. Titik suport di Rp3.500 menjadi area pengawasan penting sebelum tren penurunan berlanjut.
AREA BELI: Disarankan untuk melakukan pembelian, saat harga kembali ke area Rp3.740. Area ini merupakan area kunci
“Good company, bad timing (sekarang)” BBRI📊 UPDATE HARGA TERBARU
Harga terakhir: ± 3.580 – 3.600
High terbaru: 3.610
Low terbaru: 3.560
📉 Dalam 2 minggu:
Dari ±3.950 → 3.580
Turun sekitar -9% s/d -10%
➡️ Artinya:
BBRI lagi koreksi cukup dalam (sektor banking juga ikut turun)
📉 1. ANALISA TEKNIKAL (CHART KAMU)
🔴 Trend: BEARISH (Jelas)
Dari chart:
Lower high & lower low ✔️
Break dari sideways range ✔️
Masuk descending channel (turun)
📊 RSI:
Sekarang: ~31 (oversold)
➡️ Sudah sangat dekat area pantulan
📌 LEVEL PENTING (UPDAT
TLKM Bearish continuation 2700 📊 UPDATE TERBARU SAHAM TLKM (HARI INI)
💰 Harga Terbaru
Harga: ± 3.000 – 3.050
Range hari ini: 2.980 – 3.050
Sebelumnya sempat di:
3.600 (Feb 2026)
Sekarang turun ke 3.000-an
➡️ Artinya:
Turun sekitar -15% dalam 1 bulan (signifikan)
📉 1. KONDISI TERKINI (REAL MARKET)
👉 TLKM lagi dalam kondisi:
🔴 Downtrend kuat (confirmed)
Dari 3.600 → 3.000
Lower high & lower low terbentuk
Tekanan jual masih dominan
📊 2. LEVEL PENTING (UPDATED)
🟢 Support:
2.950 – 3.000 → support psikologis (sekaran
CNMA area 92 PBV cash low 🎬 Katalis Tambahan: Film Maret & Lebaran 2026
🔥 1. Super Peak Season Lebaran (18 Maret 2026)
👉 Hampir semua film besar rilis di hari yang sama (Lebaran window)
Film utama:
Danur: The Last Chapter
Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
Na Willa
Tunggu Aku Sukses Nanti
Senin Harga Naik
Pelangi di Mars
📊 Insight:
Ini adalah “battle box office” terbesar tahun ini
Lebaran historically = peak penonton bioskop Indonesia
➡️ Dampak ke CNMA:
Lonjakan occupancy rate
Revenue tiket + F&B spike
Bis
Arae Konsolidasi untuk long term investor Pertumbuhan Laba dan Pendapatan GoTo Gojek Tokopedia di Masa Depan
Asumsi
Bagaimana katalis di atas dikuantifikasi?
Analis memperkirakan pendapatan GoTo Gojek Tokopedia akan tumbuh sebesar 17,3% per tahun selama 3 tahun ke depan.
Analis juga berasumsi bahwa margin laba akan meningkat dari -18,2% saat ini menjadi 11,0% dalam waktu 3 tahun.
Analis memperkirakan laba akan mencapai IDR 2.958,7 miliar (dan laba per saham sebesar IDR 2,85) sekitar September 2028, meningkat dari IDR -3.035,4 miliar
Potensi Rebound ke 86-87 sebagai resistencePoin Utama (Key Takeaways)
Adopsi digital, urbanisasi, dan pertumbuhan kelas menengah memperluas basis pengguna GoTo, mendorong peningkatan permintaan serta mendukung pertumbuhan pendapatan di seluruh ekosistemnya.
Investasi teknologi dan integrasi platform meningkatkan efisiensi dan keterlibatan pengguna, memperkuat profitabilitas serta membuka sumber pendapatan fintech baru dengan margin tinggi.
Persaingan yang semakin ketat, tantangan makroekonomi, dan risiko konsentrasi ekosistem menganca
Goto Dengan fair value 86 jika PBV cashFlow 200anNilai wajar turun 5,59%
GOTO: Asumsi P/E Masa Depan yang Lebih Tinggi Akan Mendorong Potensi Kenaikan Laba
Analis telah menurunkan target harga untuk GoTo Gojek Tokopedia menjadi IDR 85,04 dari sebelumnya IDR 90,08, dengan alasan adanya penyesuaian asumsi terkait pertumbuhan pendapatan, margin keuntungan, tingkat diskonto, dan P/E masa depan. Revisi ini mencerminkan pandangan yang lebih hati-hati terhadap kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba.
Perubahan Valuasi
Nilai Wajar: Diturunkan
CTRA (Disclaimer On)CTRA stochastic sudah keluar dari area over sold di daily chart maupun H4, ada reject di area support beberapa kali ada kemungkinan ada pembalikan harga menuju area Fibbo .50 dan .618 di area 770 TP1 dan 790 TP2
Jika lebih aman bisa menunggu konfirmasi penutupan harga di atas 710, jika melakukan spekulasi bisa pembelian di harga 680-695 untuk SL berada dibawah support sebelumnya di 645
SL sekitar 6% dan TP sekitar 12-16%
Disclaimer On: Analisa ini sebagai refrensi saja, jangan lupa money manag
POTENSI MELANJUTKAN KENAIKAN KE AREA RESISTEN PADA ENRG IJ(ENRG IJ) Dari pergerakan harga pada grafik D1 saat ini berpotensi terjadinya kenaikan, yang didukung dengan adanya potensi rejeksi pada area suport dinamis namun pergerakan indikator momentum mengarah ke bawah di dekat area jenuh jual, karenanya harga berpotensi terjadinya penurunan terbatas sebelum terjadinya kenaikan menuju area target di Rp2.220. Titik suport di Rp1.510 menjadi area pengawasan penting sebelum tren penurunan berlanjut.
AREA BELI: Disarankan untuk melakukan pembelian, saat ha
BBCA Ada Potensi #SatuMingguProfit Jika Mencapai Swing Low 6375BBCA saat ini berkonsolidasi tertekan di area support 6825. Jika support merah solidnya kembali ditembus, BBCA ada tendensi untuk bergerak turun menuju support kuat 6375.
Coba cermati area support kuatnya, terdapat S+ yang cukup panjang di area ini. Jika penurunan BBCA mencapai area ini, ada tendensi technical rebound sementara dengan target menuju swing high 7475.
Technical idea: Swing strategy.
- Ada tendensi rebound jika berhasil mencapai dan bertahan di atas swing low 6375.
- Target rebo
GGRM Jika Mencapai Swing Low 15325, Ada Tendensi ReboundGGRM sempat turun walaupun hari ini kembali technical rebound. Namun, reboundnya masih tertahan area swing high 15325. Selama GGRM tidak mampu menembus dan bertahan di atas swing low-nya, saham ini masih ada tendensi turun lagi. Cermati area swing low kuat di area 13500. Jika mencapai area ini, biasanya ada tendensi rebound dengan target menuju swing high 15300.
Technical idea: Swing strategy.
- Ada tendensi rebound jika mencapai dan bertahan di atas swing low 13500.
- Target rebound menuju 153
(ENRG IJ) Dari pergerakan harga pada grafik H1(ENRG IJ) Dari pergerakan harga pada grafik H1 saat ini berpotensi terjadinya rebound setelah koreksi menuju area Rp1.620 yang berdekatan dengan area support dinamis EMA200. Indikator stochastic berada di area oversold (<20) yang menunjukkan potensi technical rebound, sementara struktur tren sebelumnya masih menunjukkan fase kenaikan sebelum koreksi terjadi. Selama harga masih bertahan di atas support Rp1.510, peluang kenaikan menuju target Rp1.820 masih terbuka dengan potensi upside sekitar ±12
(ELSA IJ) Dari pergerakan harga pada grafik H1(ELSA IJ) Dari pergerakan harga pada grafik H1 saat ini berpotensi terjadinya rebound setelah koreksi menuju area Rp840 yang berdekatan dengan area support jangka pendek. Indikator stochastic berada di area oversold (<20) yang menunjukkan potensi technical bounce, sementara tren sebelumnya masih menunjukkan struktur higher high dan higher low yang menandakan kecenderungan tren naik. Selama harga masih bertahan di atas support Rp780, peluang kenaikan menuju target Rp900 masih terbuka dengan poten
(MEDC IJ) Dari pergerakan harga pada grafik H1(MEDC IJ) Dari pergerakan harga pada grafik H1 saat ini berpotensi terjadinya rebound setelah koreksi menuju area Rp1.680 yang berdekatan dengan area support dinamis EMA200. Indikator stochastic berada di area oversold (<20) yang menunjukkan potensi technical rebound, sementara struktur harga masih berada dalam fase konsolidasi setelah tren naik sebelumnya. Selama harga masih bertahan di atas support Rp1.600, peluang kenaikan menuju target Rp1.760 masih terbuka dengan potensi upside sekitar ±4–5
(PGAS IJ) Dari pergerakan harga pada grafik H1saat ini berpotensi terjadinya rebound setelah koreksi tajam hingga area Rp1.990, yang sebelumnya menjadi area demand jangka pendek. Indikator stochastic berada di area oversold (<20) yang menunjukkan potensi technical bounce, sementara volume meningkat saat penurunan yang menandakan adanya tekanan jual berlebih sehingga membuka peluang pantulan harga. Selama harga masih bertahan di atas area support Rp1.845, peluang kenaikan menuju target Rp2.140 masih terbuka dengan potensi upside sekitar ±7%.























