SRIUS : Throwback dan Pullback Pada Big Banks vs Saham PrajogoSRIUS : Throwback dan Pullback Pada Big Banks vs Saham Prajogo
SRIUS : Strategi Investasi Untuk Semua 251021
Kami tampilkan custom indeks dari saham - saham Big Banks ( IDX:BBCA , IDX:BBRI , IDX:BMRI dan IDX:BBNI ) serta saham - saham Projogo Pangestu ( IDX:BRPT , IDX:BREN , IDX:TPIA dan IDX:CUAN ).
Terlihat bahwa saham Big Banks tampaknya berada dalam fase Pullback sementara saham Prajogo dalam fase Throwback.
Penjelasan Pullback dan Throwback kami ambil dari salah satu materi kursus kami yaitu TA4MI.
Kami sempat menulis mengenai potensi IDX:IDX80 yang akan Outperform IDX:COMPOSITE sehingga saham - saham Big Caps Blue Chips (seperti saham Big Banks) harusnya akan Uptrend. Namun apabila kami benar bahwa indeks saham Big Banks berada dalam fase Pullback maka akan sulit bagi IDX80 untuk mempertahankan Outperform tren-nya terhadap IHSG.
It's not confusing but probability. And that's why Market is never boring.
We'll see.
SRIUS : Saham Pilihan Di Tengah Potensi IDX80 Outperform IHSGSRIUS : Saham Pilihan Di Tengah Potensi IDX80 Outperform IHSG
SRIUS : Strategi Investasi Untuk Semua 251021
Breakout SMA60 : IDX:MAPA , IDX:ASSA , IDX:BTPS dan IDX:MIDI
Parabolic SAR Buy : IDX:MYOR dan BTPS
Stochasic Osc Buy : IDX:DKFT , IDX:OMED dan IDX:BBYB
Saham di tengah Uptrend : DKFT, OMED, ASSA dan BBYB.
Dalam potensi Bullish Reversal : MAPA dan MYOR.
Di tengah Sideways dengan potensi Bullish Continuation : BTPS dan MIDI.
Berikut menurut A.R.I.S :
MYOR (Mayora Indah Tbk)
Adanya program stimulus Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Rakyat dari pemerintah berpotensi memberikan sentimen positif untuk saham-saham sektor konsumer seperti MYOR, yang biasanya berkinerja baik dalam siklus belanja yang didorong oleh stimulus.
Permintaan secara umum masih belum terlalu kuat karena faktor musiman dan belum adanya stimulus, namun MYOR diuntungkan oleh penurunan harga bahan baku gandum dan kakao.
DKFT (Central Omega Resources Tbk)
DKFT akan membagikan dividen interim sebesar Rp 25 per saham yang berasal dari laba bersih kuartal ketiga 2025.
Perusahaan melaporkan kenaikan pendapatan sebesar 29.58% secara tahunan menjadi Rp 1.24 triliun dan lonjakan laba bersih sebesar 52.79% secara tahunan menjadi Rp 442.37 miliar pada kuartal ketiga 2025, didorong oleh produksi yang lebih tinggi dan permintaan pasar yang kuat.
MIDI (Midi Utama Indonesia Tbk)
Di tengah musiman yang lebih lemah di sektor ritel, MIDI diperkirakan menjadi salah satu pengecualian dan kinerjanya sudah terefleksikan di harga, didukung oleh peningkatan margin dari divestasi Lawson.
AADI Konsolidasi Sehat Sebelum Lanjut Rally Lagi?AADI saat ini sedang berkonsolidasi sehat menguji level resisten fractalnya di area 8000. Saham ini juga semakin menarik, terlihat dari support yang terus naik membentuk anak tangga, yang mana ada dominasi buyer di saham ini. Jika level resisten 8000 berhasil ditembus dan bertahan di atasnya, ada potensi bagi AADI untuk melanjutkan tren kenaikan yang lebih tinggi menuju 9500 dengan minor target di 8575.
Trading plan: Trend following.
- Buy if breakout resisten 8000.
- Stoploss if break below support 7525.
AADIDRCN6A (2.7x)
Disclaimer ON
#SahamJagoan #DisimpanMakinCuan
UNVR Berhasil Sampai Target Major, Masih Lanjut Lagi?Sesuai dengan ulasan UNVR sebelumnya: ' UNVR: Ada Peluang Menuju 2140, Cermati Area Ini ' saham ini berhasil mencapai target major kami di 2140. Kedepannya, selama UNVR mampu bertahan di atas 1975, UNVR masih ada potensi untuk melanjutkan tren kenaikan yang lebih tinggi menuju 2410 dengan minor target di area gap 2290.
Trading plan: Trend following.
- Hold selama di atas support merah solid (bagi Anda yang masih simpan saham ini).
- Buy di area 1830 - 1975 (Bagi Anda yang ingin membeli saham ini pertama kali).
- Stoploss if break below support 1800.
Disclaimer ON
#SahamJagoan #DisimpanMakinCuan
BBTN Berada di Persimpangan Jalan, Rebound atau Lanjut Koreksi?1. Tekanan jual yang terjadi dalam beberapa hari terakhir membuat BBTN bergerak di bawah swing low 1155.
2. Jika BBTN masih bergerak di bawah area tersebut, swing low 1155 akan berubah menjadi swing high.
3. Swing low selanjutnya ada di 1070
Trading plan:
- Wait n see terlebih dahulu.
- pantau swing 1155, akan menarik jika closing BBTN bisa kembali di atas 1155.
WT: BBTNDRCV6A (2.9x)
Disclaimer ON
#SahamJagoan #SatuMingguProfit
NCKL Berhasil Mencapai Target Minor, Next ke Target Major?Sesuai dengan ulasan NCKL sebelumnya: ' NCKL di Fase Continuation, Masih Ada Potensi Naik Lebih Tinggi? ' saham ini berhasil mencapai target minor kami di 1190 dan saat ini sedang berkonsolidasi sehat di area target minor. Selama NCKL mampu bertahan di atas area 1190, saham ini masih ada potensi untuk melanjutkan tren kenaikan yang lebih tinggi menuju 1475. Trend optimizer yang bergerak bewarna biru solid menunjukan saham ini berada di fase strong uptrend.
Trading plan: Trend following.
- Buy di area 1190 - 1205.
- Stoploss if break below support 1100.
Disclaimer ON
#SahamJagoan #DisimpanMakinCuan
BBCA: Pantulan dari Zona Sakral, Siap Menantang Resistance?Trading langsung melalui TradingView x STAR!
BBCA: Teknikal (Daily):
■ Harga Penutupan: Rp 7.500
■ BUY : Rp 7.550 - 7.450
■ Target : Rp 8.000
■ Stop : Rp <7.220
BBCA mengalami rebound dari Zona Support dan berpotensi naik dengan target 8.025
__
Dengan akses langsung ke pasar melalui Direct Market Access (DMA), kamu bisa mengelola portofolio sahammu tanpa hambatan. Maksimalkan trading-mu tanpa biaya tambahan, analisis lebih akurat dan lebih cepat langsung dari TradingView x STAR by Samuel Sekuritas Indonesia!
Follow kami untuk rekomendasi saham terbaik dari senior chartist Samuel Sekuritas Indonesia melalui id.tradingview.com
Jika Anda memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk menuliskannya kepada kami di kolom komentar di bawah.
"Your Livelong Investment Partner"
PT Samuel Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
TRICK : CYBR Breakout Dan UptrendTRICK : CYBR Breakout Dan Uptrend
TRICK : T.R.A.I.L Stock Pick 251017
IDX:CYBR telah Breakout Resistance di Rp1,195 dan sebelumnya membentuk Bullish Continuation (Rounding?). Mungkin mirip dengan Cup and Handle namun kali ini pola Rounding ada ditengah. Kami pun lebih menyukai pola Rounding yang bersifat Continuation instead of Reversal (Rounding Bottom atau Rounding Top).
Kami menggunakan Fibonacci Projection dari November 2024 sampai Mei 2025 dan diperolehlah target di Rp1,720 (100% setelah Breakout Rp1,195).
Perlu diwaspadai apabila CYBR turun di bawah Rp1,190.
Berikut opini ARIS :
Pertumbuhan Pendapatan yang Solid: CYBR menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang kuat, dengan peningkatan sebesar 27% secara tahunan (YoY) pada kuartal pertama 2024 (1Q24), mencapai Rp 101 miliar. Hal ini didorong oleh pertumbuhan di ketiga lini bisnis utamanya: keamanan siber, managed solutions, dan finished products. Pertumbuhan ini menandakan adanya permintaan yang sehat untuk layanan dan produk perusahaan.
Peningkatan Profitabilitas: Laba bersih perusahaan melonjak signifikan sebesar 127% YoY menjadi Rp 10 miliar pada 1Q24. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh efisiensi yang lebih baik, terbukti dari penurunan Beban Pokok Penjualan (COGS) sebagai persentase dari pendapatan, dari 58% menjadi 54%. Margin laba kotor juga meningkat menjadi 46%.
Ekspansi Regional yang Strategis: Perusahaan secara aktif berekspansi ke pasar regional yang menjanjikan, terutama di Australia dan Singapura. Akuisisi mayoritas saham Inovasi Informatika Indonesia (i3) dan Cyber Advanced Technology (CAT) di Singapura diharapkan dapat memperkuat posisi pasar CYBR dan membuka sumber pendapatan baru. Pasar keamanan siber di Australia sendiri diperkirakan bernilai US$ 6 miliar, menawarkan peluang pertumbuhan yang signifikan.
Permintaan Tinggi di Sektor Keamanan Siber: Kesadaran akan pentingnya keamanan siber terus meningkat, baik di sektor swasta maupun pemerintah. Hal ini mendorong peningkatan anggaran belanja teknologi informasi (TI), yang secara langsung menguntungkan CYBR sebagai penyedia solusi keamanan siber. Permintaan yang kuat ini menjadi fondasi bagi pertumbuhan berkelanjutan perusahaan.
Valuasi yang Menarik: Dengan metrik valuasi seperti EV/EBITDA yang diproyeksikan sebesar 14.2x untuk tahun 2024, valuasi CYBR dianggap menarik jika dibandingkan dengan rata-rata industri. Ini menunjukkan bahwa saham mungkin memiliki ruang untuk apresiasi harga di masa depan seiring dengan realisasi potensi pertumbuhannya.
BRIS Menuju Swing Low, Potensi Technical Rebound?1. Mulai terkoreksi setelah menguji area swing highnya.
2. Target penurunan terdekat ada di area swing lownya di 2430.
3. Jika BRIS tetap mampu bertahan di atas area tersebut, ada potensi technical rebound pada saham ini dengan target kenaikan hingga ke swing high 2680.
Trading plan:
1. Buy on weakness di area swing low 2430 jika tekanan jual telah mereda
2. Sell on strength jika berhasil rebound 5-7% atau mencapai targetnya
3. Stoploss jika dalam beberapa hari gagal bertahan di atas kotak merah
WT: BRISZPCG6A (2.0x)
Disclaimer ON
#SahamJagoan #SatuMingguProfit
ESSA Ada Potensi Rebound, Cermati Area Ini1. Terkoreksi setelah gagal bertahan di atas support fraktalnya.
2. Koreksi yang terjadi membuat ESSA mencapai swing low 595.
3. Jika ESSA tetap mampu bertahan di atas area tersebut, ada potensi technical rebound pada saham ini dengan target kenaikan hingga ke swing high 660.
Trading plan:
1. Buy on weakness di area swing low 595 jika tekanan jual telah mereda.
2. Sell on strength jika berhasil rebound 5-7% atau mencapai targetnya.
3. Stoploss jika dalam beberapa hari gagal bertahan di atas swing low.
WT: ESSADRCN6A (3.2x)
Disclaimer ON
#SahamJagoan #SatuMingguProfit
RAJA Comeback Is Real?Trading langsung melalui TradingView x STAR !
RAJA: Teknikal (Daily) :
■ Harga Penutupan: Rp 5.225
■ BUY : Rp 5.000 – 5.300
■ Target : Rp 6.400 – 9.200
■ Stop : Rp <4.850
RAJA berhasil breakout dari upper channel dengan volume tinggi dan momentum kuat. Setelah retest di area support 4.460–5.200, harga berpotensi melanjutkan tren naik untuk menguji resistance utama di 6.400 hingga 9.200.
__
Dengan akses langsung ke pasar melalui Direct Market Access (DMA), kamu bisa mengelola portofolio sahammu tanpa hambatan. Maksimalkan trading-mu tanpa biaya tambahan, analisis lebih akurat dan lebih cepat langsung dari TradingView x STAR by Samuel Sekuritas Indonesia!
Follow kami untuk rekomendasi saham terbaik dari senior chartist Samuel Sekuritas Indonesia melalui id.tradingview.com/broker/SamuelSekuritas/
Jika Anda memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk menuliskannya kepada kami di kolom komentar di bawah.
"Your Livelong Investment Partner"
PT Samuel Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
INTP Ada Potensi Rebound, Cermati1. Gagal bertahan support dan terkoreksi
2. Target penurunan terdekat berada di swing low 5800
3. Selama mampu bertahan di atas area swing low-nya, INTP berpotensi mengalami technical rebound dengan target terdekat hingga area swing high 6250-6525
Trading plan:
1. Buy on weakness di area swing low 5800 jika tekanan jual mereda
2. Sell on strength jika berhasil rebound 5-7% atau mencapai targetnya
3. Stoploss jika dalam beberapa hari gagal bertahan di atas kotak merah
WT: INTPDRCN6A (2.7x)
Disclaimer ON
#SahamJagoan #SatuMingguProfit
TRICK : TOWR Di Akhir Downtrend ChannelTRICK : TOWR Di Akhir Downtrend Channel
TRICK : T.R.A.I.L Stock Pick 251015
IDX:TOWR berada dalam Downtrend Channel yang hampir "perfect" dan menurut kami cukup jarang terjadi. TOWR sedang menguji Resistance dari Channel di Rp650an.
Namun karena Downtrend, peluang untuk turun menuju Rp360 - Rp400 masih cukup besar dan ditandai dengan Breakdown Support di Rp500. Support tersebut adalah Up Trendline sejak 2Q25.
Masih perlu katalis yang signifikan untuk bisa Breakout Rp650an, Resistance dari Downtrend Channel. Namun mengingat TOWR sudah turun alias Downtrend dari Juli 2021, ada harapan TOWR mendekati akhir Downtrend.
Berikut kata A.R.I.S :
Katalis Positif:
Peningkatan Fleksibilitas Neraca Keuangan: Setelah rights issue sebesar IDR5.5 triliun untuk pembayaran utang, rasio net debt-to-EBITDA TOWR diperkirakan akan membaik dari 4.8x pada 2024 menjadi 4.3x pada 2025F, jauh di bawah batas perjanjian 5.0x. Ini memberikan fleksibilitas neraca yang cukup untuk ekspansi organik dan anorganik.
Potensi Pertumbuhan Bisnis Serat Optik: TOWR memiliki kepemilikan serat optik terpanjang di Indonesia (265,507 km), menunjukkan potensi pertumbuhan yang cepat dalam bisnis serat optik (fiber business).
Katalis Negatif:
Tekanan Berkelanjutan dari Konsolidasi Telco: Konsolidasi operator telekomunikasi, terutama pasca-merger XLSmart, menyebabkan momentum pertumbuhan melambat di FY25F. Hal ini terlihat dari perlambatan penambahan menara dan pelanggan.
Penurunan Tarif Sewa: Tarif sewa menara diperkirakan akan melunak menjadi sekitar IDR12.1 juta/pelanggan/bulan (vs. IDR12.9 juta/IDR12.6 juta pada 2023/2024), mencerminkan tekanan negosiasi ulang dari operator telco yang mencari persyaratan pembaruan yang lebih baik.
Perlambatan Pertumbuhan Pendapatan Non-Menara: Pendapatan non-menara diperkirakan melambat secara signifikan, disebabkan oleh: (1) pertumbuhan pendapatan FTTT yang lebih lambat karena berkurangnya penambahan menara pasca-merger XLSmart; (2) pendapatan FTTH yang moderat karena ISAT dan EXCL menyesuaikan strategi di tengah persaingan fixed broadband yang lebih ketat; dan (3) pertumbuhan konektivitas yang lebih lunak karena tidak diperpanjangnya kontrak pelanggan pemerintah.
Ketidakpastian dari MTO DATA: iForte (anak perusahaan TOWR) gagal meningkatkan kepemilikan di PT Remala Abadi Tbk (DATA) di atas 50% melalui Mandatory Tender Offer (MTO), sehingga keuangan DATA tidak akan terkonsolidasi dalam laporan keuangan TOWR.
Kenaikan Suku Bunga: Kenaikan suku bunga dapat berdampak negatif pada laba bersih TOWR karena akan meningkatkan beban bunga.
Kinerja Laba Bersih di Bawah Ekspektasi (1H25): Meskipun pendapatan dan EBITDA sejalan dengan konsensus, laba bersih 6M25 sebesar IDR1.7 triliun masih di bawah ekspektasi konsensus (46%), menunjukkan adanya tantangan profitabilitas.
Penurunan Marjin: Marjin kotor, marjin operasi, marjin EBITDA, dan marjin bersih diperkirakan akan menurun di tahun-tahun mendatang (misalnya, marjin EBITDA dari 84.0% di 2024 menjadi 83.1% di 2025F dan 82.7% di 2026F).






















